Marc Marquez Ngaku Sempat Ingin Pensiun Dini Sebelum Jalani Operasi Keempat
Anindhya Danartikanya | 13 Oktober 2022 12:45
Bola.net - Marc Marquez mengakui kesalahan karena memutuskan kembali balapan lebih awal usai patah lengan kanan akibat kecelakaan hebat dalam MotoGP Spanyol 2020 di Jerez. Rider Repsol Honda ini menyatakan, ia adalah orang yang mengambil keputusan final soal hal tersebut, sehingga dirinya sendiri layak disalahkan.
Dua hari setelah kecelakaan yang terjadi pada Juli 2020 itu, Marquez menjalani operasi untuk penanaman plat dan skrup pada tulang humerusnya yang patah. Dua hari setelahnya pula, ia mencoba berkendara dalam MotoGP Andalusia di trek yang sama. Namun, ia merasa sangat kesakitan sehingga mundur pada hari kedua.
Dua pekan kemudian, Marquez secara mengejutkan kembali dilarikan ke rumah sakit. Plat pada tulang humerusnya patah saat ia hendak membuka jendela rumah. Akibatnya, Marquez harus absen sampai akhir musim. Ia baru kembali balapan pada 2021, tetapi ia juga kerap absen akibat cedera diplopia pada matanya.
Lega Temukan Solusi Jitu

"Ini mimpi buruk, diakibatkan kecelakaan hebat, diikuti kesalahan besar. Saya kembali terlalu dini. Dokter bilang, kembali balapan takkan jadi masalah, dan semua terserah saya. Pada akhirnya, orang yang ambil keputusan adalah pembalap. Jadi, itu salah saya sendiri," ujar Marquez via MotoGP.com, Rabu (12/10/2022).
Pada akhir 2021, Marquez total telah melewati tiga operasi, tetapi kondisinya sama sekali tak membaik. Ia bahkan sempat serius mempertimbangkan pensiun dini. Meski begitu, tim dokter anyar yang menanganinya di Madrid menemukan solusi jitu, memintanya menjalani operasi keempat di Minnesota pada Juni 2022.
Sejak itu, barulah kondisi lengan Marquez membaik. "Ada kemungkinan untuk menghentikan karier saya. Saya banyak mengobrol dengan keluarga saya dan orang-orang yang sangat dekat dengan saya. Namun, saya kemudian melihat solusi untuk memperbaiki kehidupan personal dan profesional saya," kisah Marquez.
Cinta pada Motor Melebihi Apa Pun di Dunia

Demi terus bersemangat kembali balapan, Marquez mengingat rasa cintanya pada motor. Alhasil, kemauan pulih selalu ada. Kini, Marquez sudah kembali balapan tanpa rasa sakit, meski masih kerap kelelahan karena massa ototnya belum kembali. Saat ini, fokusnya adalah menemukan sensasi berkendara yang baik.
"Melewati masa-masa itu, yang bikin motivasi tetap ada adalah passion. Passion saya untuk motor jauh lebih tinggi dari apa pun di dunia ini. Saya tak tenang jika duduk-duduk saja nonton balapan di rumah. Saya masih bagian dari MotoGP. Saya merasakannya saat balapan, level saya masih ada di sana. Inilah yang terpenting," tutupnya.
Musim ini, Marquez belum menapakkan kaki di tangga podium dan belum menang lagi sejak MotoGP Emilia Romagna pada 2021. Namun, saat ini ia masih jadi pembalap Honda terbaik, menduduki peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 84 poin.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 219
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 217
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 199
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 180
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 179
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 154
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 151
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 131
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 127
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 122
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 112
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 101
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 84
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 80
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 50
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 49
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 46
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 31
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 23
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 15
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Cal Crutchlow - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 3
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 2
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
- Danilo Petrucci - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
- Kazuki Watanabe - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 0
- Tetsuta Nagashima - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 0
Sumber: MotoGP
Baca juga:
2 Poin di Belakang Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia Ogah Jemawa di MotoGP Australia
Hilang dari Medsos, Fabio Quartararo Fokus Balas Dendam di MotoGP Australia
Match Point Moto3 2022: Izan Guevara Bisa Kunci Gelar Dunia di Australia, Begini Skenarionya
Pecco Bagnaia Ingatkan Fabio Quartararo: Saya Menang 6 Kali Bukan Berkat Team Order
6 Gelar Bergengsi Diperebutkan di MotoGP Australia, Termasuk Rookie Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kondisi Terbaru Christian Eriksen, Dokter Tim Denmark Beri Kabar Baik
Piala Dunia 8 Juni 2026, 22:32
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik 9 Juni 2026
Tim Nasional 8 Juni 2026, 20:30
-
Thomas Tuchel dan Kutukan Pelatih Inggris yang Tak Kunjung Berakhir
Piala Dunia 8 Juni 2026, 18:45
-
Messi, Ronaldo, dan Generasi Emas yang Masih Bermain Piala Dunia 2026
Piala Dunia 8 Juni 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














