Marc Marquez Sebut Kemenangan di MotoGP Catalunya Bukti Alex Marquez Bukan 'Nepo Baby'
Anindhya Danartikanya | 8 September 2025 14:58
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, bangga atas kesuksesan adiknya, Alex Marquez, memenangi balapan utama MotoGP Catalunya 2025 di Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (7/9/2025). Menurutnya, ini adalah bukti Alex bukan 'nepo baby' yang hanya memanfaatkan nama belakang keluarga mereka.
Sepanjang pekan balap di Catalunya, Alex memang tampil gemilang. Di lain sisi, Marc yang dominan musim ini, justru sulit jadi rider tercepat di setiap sesi, mengingat sirkuit ini tak cocok untuknya. Namun, Alex berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi, diikuti Marc di posisi kedua.
Dalam Sprint pada Sabtu (6/9/2025), Alex start dari pole dan langsung memimpin, tak terjangkau oleh para rivalnya. Namun, insiden mengejutkan terjadi pada Lap 9, di mana ia jatuh di Tikungan 10 saat memimpin 1,5 detik. Ia pun gagal finis dan harus rela kemenangan jatuh ke tangan Marc Marquez.
Nama 'Marquez' Justru Jadi Beban bagi Alex

Pada balapan utama, Alex kembali start dari pole, tetapi tersalip oleh sang kakak di Tikungan 1. Namun, pada Lap 4, Alex membalas, menyalip di Tikungan 1 demi mengambil alih pimpinan balap. Sejak itu, dua kali juara dunia ini tak terkejar sampai finis. Ini adalah kemenangannya yang kedua musim ini.
"Saya bangga pada Alex. Banyak orang mengira memiliki nama belakang saya adalah sebuah keuntungan, tetapi sebenarnya tidak. Orang-orang justru akan lebih menghargainya jika ia tidak bernama Marquez. Itu selalu jadi beban baginya dan tidak membantu," ungkap Marc kepada GPOne usai balap.
Menurut Marc, mungkin saja Alex bukanlah pembalap dengan talenta paling murni di MotoGP. Namun, adiknya itu merupakan pekerja keras, dan atas alasan inilah Alex memiliki dua gelar dunia, yakni di Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Talenta Tak Terlalu Besar, Tapi Terus Bekerja Keras
"Saya rasa, Dalam beberapa tahun terakhir, pembalap seperti Joan Mir, Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Jorge Martin telah meraih gelar dunia. Mungkin Alex memiliki talenta sedikit lebih sedikit, tetapi ia punya keinginan besar untuk bekerja keras," kisah Marc.
"Menurut saya, jika Anda punya bakat tapi tidak bekerja, itu tidak ada artinya. Sebaliknya, jika Anda memutuskan untuk bekerja keras, cepat atau lambat Anda akan sampai ke puncak," pungkas sang delapan kali juara dunia.
Menjelang MotoGP San Marino di Sirkuit Misano pada 12-14 September 2025 nanti, Marc Marquez ada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 487 poin, unggul 182 poin atas Alex Marquez di peringkat kedua.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Fans Berat MotoGP, Max Verstappen Dikabarkan Bakal Beli LCR Honda atau Trackhouse Racing
Dapat Peningkatan Performa di Balapan MotoGP Catalunya, Pecco Bagnaia Ogah Usung 'Harapan Palsu' ke Misano
Sebut Bos Baru Bikin Hoki, Enea Bastianini Happy Raih Podium Perdana Bareng KTM dan Tech 3
Kans Kunci Gelar MotoGP 2025 di Misano Tertutup, Marc Marquez Santai: Masih Ada 7 Seri Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
-
Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 05:09
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
LATEST UPDATE
-
Tiktoker Bali Pembajak BYON di Vidio Jadi Tersangka, Vidio Tegaskan Zero Tolerance
Lain Lain 14 Agustus 2026, 15:04
-
Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 14:15
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:44
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
-
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Besiktas, Begini Pesan Perpisahannya untuk Juventus
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:15
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
