Marc Marquez Senang Bela Ducati: Saya Ada di Tempat yang Tepat pada Waktu yang Tepat
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2024 13:00
Bola.net - Marc Marquez menyatakan bahwa membela Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025 membuatnya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat pula. Menurutnya, Tim Merah merupakan tempat yang selama ini ia cari-cari, di mana ia mendapatkan dukungan teknis yang baik.
Selama 11 tahun membela Honda, Marquez jadi patokan dalam pengembangan RC213V sehingga ia harus kerja susah payah mengumpulkan data bagi pabrikan Sayap Tunggal. Sementara itu, Ducati dikenal sebagai pabrikan yang mendengarkan semua masukan dari para rider, dan ini membuat Marquez senang.
Menurut Marquez, sistem kerja inilah yang justru membuat Ducati superior di MotoGP selama beberapa tahun terakhir. Pasalnya, mendengarkan masukan semua pembalap membantu Ducati merakit motor yang tak cuma kompetitif, melainkan juga 'ramah' pada segala jenis gaya balap dari berbagai pembalap.
Tempat yang Sudah Dicari Sejak Lama

"Saya ada di tempat yang saya cari dan saya menemukannya. Saya melakukannya dengan bertemu Ducati ketika mereka ada di performa terpuncaknya, seperti yang ditunjukkan statistik tahun ini," ungkap Marquez kepada GPOne di sela gelaran tahunan Ducati, 'Campioni in Festa' di Bologna, Italia, Rabu (4/12/2024) dini hari WIB.
Ducati tak cuma menyabet gelar dunia pembalap, konstruktor, dan tim di MotoGP 2024, melainkan meraih 19 kemenangan dalam 20 balapan Grand Prix yang digelar. Satu-satunya balapan yang gagal dimenangi Ducati adalah Seri Austin, di mana Marquez dan Jorge Martin melakukan kesalahan sehingga Maverick Vinales menang.
"Di MotoGP, Ducati hampir memenangi semua balapan kecuali satu, meski dalam balapan itu saya melakukan kesalahan dan mungkin salah satu rider Ducati bisa menang ketimbang Aprilia. Saya bisa bilang bahwa dalam karier balap saya, saya ada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat pula," ujar Marquez.
Ducati Ini Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Sama-Sama Menang
Di lain sisi, Marquez tidak mau langsung muluk mematok target tinggi dalam membela Ducati Lenovo Team. Ia yakin dirinya masih harus beradaptasi dengan kru barunya, dan meniru sistem kerja Pecco Bagnaia, yang jauh lebih lama mengendarai Desmosedici.
"Saya datang ke garasi yang sudah sering menang, di mana Pecco jadi panutan. Logisnya, ia punya pengalaman dan sudah sering menang dengan motor ini. Jelas kualitas tim ini sudah terbukti," tutur sang delapan kali juara dunia.
"Masih ada pekerjaan agar saya bisa beradaptasi cepat dengan tim baru. Setelahnya, kami akan bekerja demi tampil lebih baik. Jika saya tidak menang, maka Pecco harus menang. Jika Pecco tidak menang, maka saya harus menang. Itulah target tim kami," tutup Marquez.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Alpine Bakal Jadi Sponsor Baru Pramac Racing pada 2025, Perkuat Koneksi F1 dan MotoGP?
- Gigi Dall'Igna: Ducati Terbukti Sportif, Semua Rider Bebas Buru Gelar Tanpa Team Order
- Pecco Bagnaia Soal Setim dengan Marc Marquez: Tak Ada Rider Nomor Satu di Ducati, Mereka Selalu Adil
- Pecco Bagnaia Ngaku 'Iri' Lihat Max Verstappen Juarai Formula 1 2024: Seharusnya Saya Juga Jadi 4 Kali Juara Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Mulai Rutin Cetak Gol di MU, Benjamin Sesko: Ini Berkat Arahan Michael Carrick!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 06:40
-
Pulih dari Cedera, Bek Manchester United Ini Siap Turun Lawan Everton
Liga Inggris 16 Februari 2026, 06:20
-
Man of the Match Napoli vs AS Roma: Alisson Santos
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:58
-
Hasil Napoli vs Roma: Gol Alisson Selamatkan I Partneopei dari Terkaman Serigala Ibukota!
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:50
-
Babat Habis Wigan, Mikel Arteta Acungi Jempol Penampilan Arsenal
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:32
-
Arsenal vs Wigan, Panggung Pembuktian Eberechi Eze
Liga Inggris 16 Februari 2026, 02:11
-
Arsenal Menang Besar dan Clean Sheet Lawan Wigan Athletic, Noni Madueke Full Senyum!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 01:51
-
Man of the Match Arsenal vs Wigan: Eberechi Eze
Liga Inggris 16 Februari 2026, 01:28
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

