Marc Marquez Soal Pindah ke Gresini: Ini Kemajuan, Saya Nggak Bisa Duduk Santai Tunggu Honda
Anindhya Danartikanya | 15 Januari 2024 11:05
Bola.net - Marc Marquez menyatakan kepindahannya ke Gresini Racing di MotoGP 2024 merupakan langkah maju bagi kariernya. Ia mengaku tak bisa sekadar duduk menunggu Honda membenahi motor yang terpuruk selama empat musim terakhir, meski kolaborasi mereka berjalan 11 tahun dan menghasilkan enam gelar dunia.
Honda memang sempat menang bersama Alex Rins di Austin, Texas, pada 2023. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa motor RC213V tampil jeblok di trek lainnya. Baik Marquez, Rins, maupun Joan Mir dan Takaaki Nakagami sulit meraih hasil baik, bahkan kerap mengalami kecelakaan parah yang berujung cedera.
Lewat Marca pada Rabu (10/1/2024), Marquez pun menyatakan bahwa pindah ke Ducati lewat Gresini adalah solusi terbaik bagi kariernya. Hal yang sama juga dilakukan Rins, yang pindah ke Monster Energy Yamaha. Kedua rider ini hengkang dari Honda ketika kontrak mereka sejatinya masih tersisa setahun.
Cari Sensasi Kupu-Kupu dalam Perut

"Pindah ke Gresini adalah langkah maju untuk karier saya demi mencari solusi terbaik. Pasalnya, hanya menunggu sambil duduk-duduk takkan mendorong Anda ke mana-mana. Anda harus ambil langkah lain dan itu yang saya lakukan sepanjang karier saya. Saya mencari sensasi kupu-kupu dalam perut saya dan melanjutkan karier dengan cara terbaik," ujar Marquez.
Dalam debutnya bersama Ducati Desmosedici GP23 di tes pascamusim Valencia pada November 2023, Marquez pun langsung mencatat waktu tercepat keempat. Ia pun mengaku senang, tetapi ia tak mau terlena karena Valencia trek yang bersahabat dengannya. Ia pun ingin menjajal Ducati di tes Malaysia dan Qatar.
Kalau Motor Bagus, Adaptasi Jadi Mudah
"Motor Ducati dan Honda berbeda, tapi saya takkan menjelaskan lebih jauh. Anda mencatat waktu dengan cara berbeda, tetapi ini soal mengerem selambat mungkin dan berakselerasi secepat mungkin. Namun, saya selalu tampil baik di Valencia, itulah mengapa sangat penting pergi ke sirkuit lain yang lebih sulit agar saya bisa berkembang," ungkap Marquez.
"Kita lihat nanti apakah saya bisa cepat adaptasi. Jika motornya bagus, rider juga mudah adaptasi. Namun, perbedaan besar antara melaju cepat dan melaju sangat cepat adalah konsistensi. Entah apakah saya bisa langsung cepat. Itu adalah hal yang bisa dilakukan oleh rider yang baik, tetapi semua tergantung secepat apa Anda beradaptasi," tutupnya.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58






