Marco Bezzecchi Gagal Kalahkan Marc Marquez di MotoGP Belanda, Bukti Alex Marquez Memang Sulit Lawan Sang Kakak?
Anindhya Danartikanya | 30 Juni 2025 12:40
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, sudah mengerahkan segalanya demi mencoba mengalahkan Marc Marquez dalam balapan utama MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (29/6/2025). Bezzecchi menyebut Marquez memang lebih kuat di berbagai sektor sirkuit tersebut, sehingga sulit untuk diserang dan disalip.
Start kelima, Bezzecchi sempat melorot ke posisi enam, sebelum menyalip dua pembalap dan naik ke posisi keempat. Pada lap kedua, ia pun menyalip Alex Marquez dan naik ke posisi ketiga. Sejak itu, ia memburu sang sahabat, Pecco Bagnaia, yang akhirnya ia salip pada Lap 8. Ia kemudian mengejar Marc Marquez yang sedang memimpin.
Sepanjang sisa balapan, Bezzecchi ketat menempel Marquez, tetapi tak benar-benar punya kesempatan menyalip. Alhasil, ia harus legawa finis kedua. Performa dan hasil 'Bez' ini pun seolah jadi bukti bahwa Marc Marquez memang tak mudah dibekuk, sekaligus membantah spekulasi bahwa Alex Marquez jarang menang karena 'mengawal' sang kakak.
Bertarung Seperti Orang Putus Asa

Dalam program 'After The Flag' di MotoGP.com, Bezzecchi mengaku sudah berusaha menempel Marquez, tetapi sang delapan kali juara dunia lebih cepat. "Saya sudah mengerahkan segalanya untuk mencoba bertarung dengan Marc. Namun, jika di awal balapan saya bisa dekat, maka di paruh kedua saya mulai kesulitan," curhatnya.
"Sebab, dia meningkatkan kecepatan dan saya sulit tetap menempel. Saya bertarung seperti 'orang putus asa' untuk tetap dekat dengannya dan saya benar-benar sudah mengerahkan segalanya. Motornya kompetitif. Saya benar-benar telah memaksimalkan semuanya dari motor ini," lanjut anak didik Valentino Rossi ini.
Bezzecchi pun terlihat superior di Tikungan 16, di mana ia menyalip semua lawannya di tikungan tersebut. Ia juga berniat menyalip Marquez di sana, karena ia merasa itu satu-satunya tempat yang memungkinkan untuk melakukan serangan. Namun, rider Spanyol itu sudah menjauh duluan setiap kali mereka memasuki Tikungan 15.
Selalu Mengejar di Tempat yang Salah
"Saya menyalip Alex dan Pecco di sana (Tikungan 16), tapi Marc sedikit lebih kuat di Tikungan 15. Saya selalu mengejar di tempat yang salah, karena saya lebih cepat di Sektor 3, tapi terlalu dekat di slipstream saat ganti arah sebelum Tikungan 15, dan di area itu sangat sulit untuk tetap dekat karena slipstream," ungkap Bez via jumpa pers.
"Kemudian saya tidak cukup dekat untuk mengerem di chicane terakhir. Tentu saja, dia sedikit lebih kuat dari saya, jadi saya berada di limit performa sepanjang balapan, itulah mengapa saya tak pernah punya peluang untuk mencoba. Namun, saya tetap senang karena saya sudah memberikan yang terbaik di setiap lap," pungkasnya.
Sehari sebelumnya, Bezzecchi juga berhasil naik podium usai finis ketiga dalam Sprint. Alhasil, ia meraih podium ganda sepanjang akhir pekan di Assen. Ini merupakan podium ganda pertama Bezzecchi sejak MotoGP San Marino pada 2023.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Marc Marquez Jengkel Alex Marquez Dituduh Jadi 'Pengawalnya', Minta Semua Pembalap MotoGP Dihormati
Dorna Geram Pantau Aprilia vs Jorge Martin, Bisa Blokir Pembalap yang Langgar Kontrak Tim
Makin Panas! Perseteruan Aprilia vs Jorge Martin di MotoGP Berpotensi Lanjut ke Pengadilan
Video Kecelakaan Hebat Alex Marquez di MotoGP Belanda 2025, Picu Cedera Tangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

