Marco Melandri Resmi Putuskan Pensiun dari Balap Motor
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2019 09:15
Bola.net - Pebalap WorldSBK yang juga eks rider MotoGP, Marco Melandri, secara resmi memutuskan untuk pensiun dari dunia balap motor pada akhir tahun ini. Hal tersebut dia umumkan dalam sebuah jumpa pers di Milan, Italia, pada Selasa (9/7).
Melandri memulai karier balapnya di ajang internasional dalam kelas GP125 pada 1998 lalu bersama Honda, dan sukses merebut peringkat runner up setahun setelahnya. Pada 2000, ia pun naik ke kelas GP250 bersama Aprilia, dan berhasil merebut gelar dunia pada 2002.
Gelar juara pun membuat Melandri naik ke MotoGP pada 2003 bersama Fortuna Yamaha. Sulit mengendalikan YZR-M1, ia pun pindah ke Movistar Honda Gresini pada 2005 dan sukses meraih 7 podium, termasuk 2 kemenangan. Bahkan ia berhasil menjadi runner up di belakang Valentino Rossi.
Kemalangan pun didera rider yang akrab disapa 'Macio' ini saat ia memilih pindah ke Ducati Corse untuk menjadi tandem Casey Stoner pada 2008. Gagal tampil kompetitif, ia dan Ducati memilih berpisah pada akhir tahun meski tadinya menyepakati kontrak berdurasi dua musim.
Dari MotoGP ke WorldSBK
Saat itulah Melandri menerima tawaran dari Kawasaki untuk menjadi rider mereka dalam tim independen Hayate pada 2010. Meski lebih kompetitif, rider bernomor #33 ini hanya bisa meraih satu podium. Setahun setelahnya, ia kembali ke Honda Gresini, namun tetap tak bisa bertarung di papan atas.
Menurunnya prestasi Melandri di MotoGP membuatnya hijrah ke WorldSBK pada 2011. Bersama Yamaha WorldSBK Team, ia meraih 15 podium, 4 kemenangan, dan menjadi runner up. Tahun berikutnya, ia pindah ke BMW Motorrad Motorsport, meraih 11 podium, 6 kemenangan, dan menduduki peringkat 3.
Ia sempat kembali ke MotoGP 2015 untuk mengembangkan motor Aprilia, namun proses pengembangan yang lamban membuatnya frustrasi. Akhirnya, ia dan Aprilia berpisah di tengah musim. Sempat vakum sepanjang 2016, Melandri kembali ke WorldSBK bersama Aruba.it Racing Ducati pada 2017 dan 2018. Awal musim ini, ia pun bergabung dengan GRT Yamaha.
Pernyataan Melandri via Situs WorldSBK

"Keputusan pensiun sangatlah sulit saya ambil. Saya telah memikirkannya sejak lama, dan sebelum balapan di Imola, akhirnya saya memutuskan untuk mengakhirinya pada akhir musim 2019. Saya masih kompetitif, dan saya rasa lebih baik berhenti di titik ini, saat saya masih menikmati balapan, ketimbang menunggu sampai rasa senang dan hasil baik makin sulit diraih.
"Sejak mengambil keputusan ini, saya merasa beban besar telah terangkat dari bahu saya, dan kini semua orang tahu bahwa ini adalah tahun terakhir saya. Saya makin termotivasi untuk meraih hasil baik dalam beberapa balapan terakhir. Ini adalah bagian dari diri saya, mengingat saya ingin pergi dengan situasi yang baik, tapi juga untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan Yamaha dan GRT Yamaha.
"Musim ini adalah musim yang sulit, tapi mereka bekerja keras untuk membantu saya menunjukkan potensi. Mereka tak pernah meninggalkan saya dan saya harap pengalaman saya membantu tim beradaptasi dalam balapan di WorldSBK lebih cepat. Saya bertekad untuk mengerahkan segalanya, menjalani setiap lap seperti kualifikasi, dan mempersembahkan hasil terbaik bagi tim. Setelahnya, saya akan melanjutkan hidup dan melakukan hal berbeda. Bagi saya, ini adalah perjalanan fantastis. Terima kasih kepada semua orang yang pernah saya temui dalam perjalanan ini."
Saat ini, Melandri duduk di peringkat 9 pada klasemen pebalap dengan koleksi 124 poin. Ia meraih tiga podium, yakni satu di Phillip Island, Australia, dan dua di Jerez, Spanyol. WorldSBK 2019 musim ini masih menyisakan 5 seri, dan para rider akan kembali turun lintasan di Laguna Seca, Amerika Serikat, akhir pekan nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Berpotensi Tetap Bela Aprilia di MotoGP 2027, Motor Terbaik Setelah Ducati
Otomotif 19 Januari 2026, 10:10
-
Jorge Martin Pede 100% Bugar di Balapan Pertama MotoGP 2026, Ingin Segera Menang Lagi
Otomotif 17 Januari 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






