Maverick Vinales: Mustahil Lawan Ducati Pakai Yamaha
Anindhya Danartikanya | 22 Oktober 2019 15:10
Bola.net - Usai finis keempat di MotoGP Jepang yang digelar di Twin Ring Motegi akhir pekan lalu, Maverick Vinales yakin ia dan anggota krunya sudah bekerja dengan baik, namun menyebut para insinyur dan teknisi pabrikan Garpu Tala masih punya tugas menumpuk demi memperbaiki performa YZR-M1.
Vinales yang start keempat, melorot ke posisi 7 usai tersalip duet Ducati, Jack Miller dan Andrea Dovizioso, serta rider Honda, Cal Crutchlow. Untuk kembali ke posisi 4, ia pun harus susah payah menyalip rider lain. Asanya meraih podium juga pupus usai kesulitan melawan Dovizioso pada lap-lap terakhir.
Vinales pun yakin tenaga mesin masih jadi PR besar Yamaha. "Saya sudah melakukan segalanya demi bertarung dengan Dovi. Saya sempat sekali menyalipnya, namun ia langsung membalas di trek lurus. Motor kami masih sangat tertinggal, terutama soal top speed demi menyalip lawan," ujarnya via Motociclismo.es.
Cepat di Tikungan, Lamban di Trek Lurus
Menyadari tenaga mesin Yamaha masih sangat tertinggal jauh dari Ducati, Vinales yakin ia harus start dari barisan terdepan demi meninggalkan para rivalnya. Inilah yang membuatnya sangat kecewa harus menduduki posisi 4 dalam sesi kualifikasi.
"Kami harus sangat memperhatikan kualifikasi dan menjalani lap pertama dengan baik. Dovi menyalip saya di trek lurus dan saya tak punya pilihan, dan saya harus tunggu ban para rival aus," ungkap Vinales, yang belakangan ini juga digosipkan tengah didekati Ducati untuk 2021.
"Strategi terbaik adalah melenggang di depan Ducati, jika tidak mereka akan makin menjauh, apalagi pengeremannya sangat baik. Kami memang cepat di tikungan, tapi mustahil menyalip Ducati jika Anda di belakang mereka," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Kini Semua Terserah Yamaha
Senada dengan sang tandem, Valentino Rossi, Vinales juga menyatakan bahwa segala peningkatan performa YZR-M1 kini sepenuhnya ada di tangan insinyur dan teknisi Yamaha, karena para rider dan kru mereka sudah berusaha sebaik mungkin untuk memaksimalkan potensi motor tersebut.
"Kini terserah Yamaha mau memperbaiki diri atau tidak. Saya sendiri sudah mengerahkan 100% dan kru saya sudah bekerja dengan baik sepanjang pekan balap. Langkah final tetap ada di tangan Yamaha untuk mencari kemajuan dan terus meningkatkan performa," pungkasnya.
Menjelang MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan nanti, Vinales tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 176 poin, jumlah poin yang juga diraih Alex Rins (Suzuki Ecstar) di peringkat ketiga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



