Michele Pirro, Test Rider Pahlawan Ducati: Menderita di Era Valentino Rossi, Jaya di Era Pecco Bagnaia
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2022 15:18
Bola.net - Kesuksesan Pecco Bagnaia dan Ducati Corse menjuarai MotoGP 2022 tak hanya terwujud berkat talenta Bagnaia sendiri dan tangan dingin sang General Manager, Gigi Dall'Igna, yang mendesain Desmosedici dengan apik. Keuletan sang test rider, Michele Pirro, juga punya peran besar.
Setelah gagal membantu Valentino Rossi menjadi juara dunia, Ducati Corse yang kala itu masih dipimpin Bernhard Gobmeier, memutuskan menggaet Pirro sebagai test rider pada akhir 2012. Sampai sekarang, Pirro pun masih menjadi test rider utama Ducati di MotoGP.
Pirro awalnya tak sreg sekadar jadi test rider, karena ingin jadi pembalap MotoGP seutuhnya. Namun, Ducati berhasil membujuknya untuk tetap jadi test rider, dengan iming-iming wildcard di MotoGP dan WorldSBK, dan berkompetisi secara penuh di CIV Superbike, yang ia juarai pada 2022.
Mulai Kerja Bareng Ducati pada Masa Sulit

"Gelar lain (MotoGP) lebih penting dari gelar saya sendiri, dan kami sudah menunggu momen ini sejak lama. Dibanding bertahun-tahun lalu, kini saya datang dengan langkah-langkah yang jauh lebih ringan! Ini musim yang menegangkan, tetapi fantastis dan saya bahagia," ujarnya via GPOne, Senin (19/12/2022).
Pirro, yang sempat semusim berlaga di MotoGP 2011 bersama Honda Gresini, harus kerja ekstra keras sejak pertama kali menjajal motor milik Rossi. Namun, berkat kolaborasi yang baik dengan para insinyur dan teknisi Ducati, gelar dunia akhirnya diraih bersama Bagnaia satu dekade kemudian.
"Saya mulai bekerja dengan Ducati pada masa-masa sulit. Desmosedici pertama yang saja jajal adalah versi 2012, dari era Vale. Bersama-sama dengan para kru, kami membantu merakit Ducati menjadi motor terbaik dan paling mencuri perhatian. Ini adalah kepuasan tinggi," curhati Pirro.
Penyebab Valentino Rossi Gagal Juara Bareng Ducati

Menjadi saksi utama evolusi Desmosedici juga membuat Pirro menyadari apa yang bikin Rossi gagal menjadi juara dunia bersama Ducati. "Saat saya mencoba motor 2012, saya paham mengapa Vale gagal meraih target kompetitif. Dengan motor itu, ketika masuk ke tikungan, Anda takkan tahu bisa keluar atau tidak," tuturnya.
"Ban depannya tidak memberikan rasa percaya diri. Para rider normal yang berkendara dengan ban depan seperti Vale dan Jorge Lorenzo, pasti kesulitan. Di lain sisi, Casey Stoner berkendara dengan ban belakang karena ia datang dari arena dirt track. Vale pun tak bisa membuat perbedaan, jelas Pirro.
"Pasalnya, Anda harus bekerja melampaui insting, dan jika kelewatan, Anda jatuh. Jadi, ini bagai mengambil setengah langkah maju dan dua langkah mundur. Ketika rider kehilangan rasa percaya diri, maka semua tamat. Vale datang ke Ducati pada momen terburuk, tetapi Pecco datang dan sukses," pungkas rider berusia 36 tahun ini.
Sumber: GPOne
Baca juga:
Enea Bastianini Prediksi Marc Marquez Bakal Jadi Rival Tangguh di MotoGP 2023
Daftar Merek Helm di MotoGP 2023, Mana yang Paling Banyak Dipakai Pembalap?
7 Negara Turunkan Wakil di MotoGP 2023, Spanyol Kuasai Hampir Separuh Grid!
Bastianini Tak Sungkan Bekuk Bagnaia, Akankah Ulang Rivalitas Pahit Rossi-Lorenzo?
Potret Liburan Para Rider MotoGP: Ada yang Safari ke Afrika, Ada yang Tetap Balapan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



