Mick Doohan Akui Sempat Nyaris Jadi Tandem Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 9 Desember 2019 12:10
Bola.net - Lima kali juara dunia, Mick Doohan, mengakui dirinya sempat dijadwalkan bertandem dengan Valentino Rossi di Repsol Honda di kelas GP500 2000 silam. Meski begitu, rencana ini batal akibat ia mengalami cedera parah pada 1999. Hal tersebut baru-baru ini ia nyatakan kepada DAZN.
Doohan, yang membela Honda sejak 1989, dan meraih gelar dunia pada 1994-1998. Ia pun menjadi kandidat utama dalam perebutan gelar pada 1999. Sayangnya, ia gagal mempertahankan mahkota juaranya.
"Saya punya kepercayaan diri yang cukup tinggi usai meraih lima gelar dunia beruntun. Meski begitu, saya tahu menjadi juara lagi takkan mudah, apalagi jika melihat pebalap lain makin cepat," ungkapnya seperti yang dikutip Todo Circuito.
Masa suram pun terjadi di seri ketiga yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol. Doohan mengalami kecelakaan hebat dalam sesi latihan kualifikasi pertama yang digelar dalam kondisi hujan.
Kecelakaan Hebat di Jerez

"Saya ambil risiko kelewat tinggi saat mendekati garis putih, dan saya rasa antara Tikungan 3 dan 4 saya menyentuh garis itu, dan ban belakang saya mengalami spin, lalu semuanya berakhir," kisah Doohan.
Usai kecelakaan, dokter Grand Prix, dr. Claudio Costa, menyatakan Doohan mengalami patah tulang pergelangan tangan kiri, keretakan tulang lutut kanan, retak tulang bahu kanan, dan luka parah pada punggung kanan.
"Saya menemukan diri saya terbang di udara setinggi beberapa meter, dan melihat motor saya dari atas. Saat itulah saya menyadari untuk pertama kalinya bahwa saya takkan lagi mengendarai motor," ujar Doohan.
Doohan mengaku sempat ingin kembali di seri ke-13, yakni seri kandangnya, di Phillip Island, Australia. Meski begitu, kondisi kakinya tak memungkinkan, apalagi masa pemulihan cederanya membutuhkan waktu yang sangat panjang. Ia pun memutuskan pensiun dalam usia 34 tahun.
Nyaris Jadi Tandem Valentino Rossi
"Saya menjalani satu lap percobaan dalam balapan itu, tapi setelah tim medis harus melakukan prosedur rekonstruksi kaki yang butuh penyembuhan 4-5 bulan, maka saya baru bisa kembali pada pertengahan tahun 2000. Saya pun memutuskan pensiun," tutur Doohan.
Cedera Doohan membuat rencana Honda untuk menandemkannya dengan Valentino Rossi pada 2000 gagal total. Repsol Honda pun tetap diisi Alex Criville, Tadayuki Okada, dan Sete Gibernau, sementara Rossi diturunkan di Nastro Azzurro Honda dengan kru Doohan.
"Mereka pun memberikan sebuah jabatan bagi saya, yakni Direktur Umum Balapan untuk Honda, dan setelahnya kru saya menjadi kru Valentino. Bagi saya, ini transisi yang baik. Rasanya menyenangkan bisa berpartisipasi dalam olahraga ini tanpa harus berkompetisi," tutup Doohan.
Rossi, yang sukses menjuarai GP500 2001 bersama Nastro Azzurro Honda, akhirnya membela Repsol Honda pada 2002, dan merebut dua gelar dunia MotoGP secara beruntun, sebelum pindah ke Yamaha pada 2004.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pedro Acosta Dirumorkan Sudah Tanda Tangan Kontrak 2 Tahun dengan Ducati Lenovo Team
Otomotif 30 Januari 2026, 11:19
-
Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 2026
Otomotif 30 Januari 2026, 09:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Newcastle 1 Februari 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 00:59
-
Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Bangkit di Saat Tepat, Medan Falcons Jadi Korban
Voli 30 Januari 2026, 22:47
-
Negosiasi Transfer Marcus Rashford: Barcelona Ajukan Opsi Lain ke MU
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:43
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30








