Miguel Oliveira: Sudah Berpendidikan, Jago di MotoGP Pula
Anindhya Danartikanya | 27 Agustus 2020 09:56
Bola.net - Manajer Tim Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, sangat senang melihat sang pembalap, Miguel Oliveira, mendobrak berbagai stereotip yang melekat pada dirinya lewat kemenangan di MotoGP Styria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (23/8/2020) lalu.
Poncharal sedih banyak pihak tak menganggap serius talenta Oliveira, meski ia selalu kompetitif di kelas yang lebih ringan, bahkan jadi runner up Moto3 2015 dan Moto2 2018. Oliveira kerap berada di bawah bayang-bayang kawan baiknya, Brad Binder, juara dunia Moto3 2016.
Oliveira sejatinya mengalami lonjakan performa signifikan sejak awal musim, namun kerap dapat nasib sial akibat faktor eksternal. Ia pun makin 'tenggelam' dalam bayang-bayang Binder, saat rider Afrika Selatan itu memenangi balapan MotoGP Brno, Ceko, pada Minggu (9/8/2020) lalu.
Miguel Oliveira Memang Rider yang Cepat

"Saya tak menyalahkan siapa pun. Tapi Miguel dianggap remeh, karena hasilnya tidak sebaik Brad. Tapi kami tahu alasannya, karena pada seri kedua di Jerez, ia start kelima dan ia gagal finis usai insiden di Tikungan 1, hingga tak bisa menunjukkan apa pun. Padahal, saya percaya ia sangat dekat dengan podium," ujar Poncharal via Motorsport.com, Rabu (26/8/2020).
"Kemudian, kami pergi ke Ceko, ia melakukan kesalahan di FP3 dan start di posisi yang buruk, menjalani balapan yang fantastis, tapi hanya finis keenam. Di Austria, ada insiden lain, kali itu dengan Pol (Espargaro). Jadi inilah alasan saya sangat senang ia menang, karena orang yang saya ceritakan ini punya kecepatan," lanjut pria asal Prancis ini.
Tak hanya karena cepat, Poncharal juga mengaku sangat menyukai kepribadian Oliveira yang sangat tenang, ceria, namun juga penuh sopan santun, serta cerdas. Poncharal juga meyakini, fakta bahwa Oliveira memutuskan untuk menjalani jenjang pendidikan yang tinggi untuk menjadi dokter gigi, sangat memengaruhi pola pikirnya di trek.
Oliveira Bukti Jadi Pemenang di MotoGP Tak Perlu 'Liar'
"Miguel adalah orang yang keren, sangat sopan, cerdas, dan punya edukasi yang baik. Beberapa orang berpikir bahwa untuk menjadi rider top, Anda harus 'liar', kadang-kadang tak perlu sopan, dan tak perlu berpendidikan baik. Atas alasan ini ada persepsi bahwa ia takkan jadi pemenang MotoGP," kisah Poncharal.
"Setelah berbagi data dengan tiga rider KTM lain dan melihat caranya berkendara, kami jadi tahu memenangi balapan MotoGP adalah sebuah kemungkinan baginya. Jadi, saya sangat senang bisa memberikan kesempatan ini kepada Miguel untuk menunjukkan bahwa ia seorang rider MotoGP, dan meraih kemenangan dengannya sebelum ia pindah ke tim pabrikan," pungkasnya.
Saat ini, Oliveira tengah duduk di peringkat 9 pada klasemen pembalap dengan koleksi 43 poin. Musim depan, ia akan membela Red Bull KTM Factory Racing, menggantikan Espargaro yang hijrah ke Repsol Honda. Ia pun akan kembali bertandem dengan Binder untuk ketiga kalinya.
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Valentino Rossi Dukung Pecco Bagnaia Bela Tim Pabrikan Ducati
- Marc Marquez Tekad Balapan Sebelum MotoGP 2020 Berakhir
- Marc Marquez Heran Andrea Dovizioso Ogah Bela Ducati Lagi
- Sanggah Opini Marquez, Rossi: Performa Quartararo Menurun Bukan Karena Tertekan
- Luca Marini Diincar Ducati, Valentino Rossi Minta Fokus Juarai Moto2 Dulu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










