MotoGP 2016 Justru Musim Terberat Marc Marquez
Editor Bolanet | 17 Oktober 2016 11:30
'Perang mental' versus Rossi memang diyakini Marquez mempengaruhi psikologisnya, ditambah motor RC213V tak langsung cocok dengan aturan penyeragaman perangkat elektronik (ECU) yang baru digulirkan musim ini. Usai menang di Argentina dan Austin, Marquez memang mengalami paceklik kemenangan selama lima seri.
Awal musim ini terberat dalam karir saya. Usai dua kemenangan pertama, semuanya makin sulit. Saya membayar besar atas kehilangan gelar tahun lalu, demi memahami apa yang saya tahu sekarang. Tahun ini saya punya beban yang lebih besar, dan sulit mengendalikannya sepanjang musim, ujarnya kepada MotoGP.com.
Meski begitu, Marquez berhasil menjadikan beban besar ini menjadi motivasi untuk tampil konsisten, terbukti dari 11 podium yang ia raih, di mana empat di antaranya merupakan kemenangan. Konsistensi inilah yang membuat dirinya berhasil mengunci gelar dunia.
Setiap tahun, Anda harus memberikan yang terbaik, tapi tekanan tahun ini begitu tinggi, terutama di awal musim. Penghujung musim lalu begitu berat. Saya merasa sangat terbebani, namun juga termotivasi. Saya hanya fokus pada motor, dan itulah kuncinya, pungkas Marquez. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Madrid 11 Mei 2026
Liga Spanyol 10 Mei 2026, 07:00
-
Link Streaming BRI Super League: Persija vs Persib
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 06:14
-
Man City Kini Menunggu Bantuan West Ham untuk Menjegal Arsenal
Liga Inggris 10 Mei 2026, 05:28
-
Man of the Match Lecce vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 10 Mei 2026, 04:18
-
Hasil Lecce vs Juventus: Gol 12 Detik Vlahovic Jadi Penentu
Liga Italia 10 Mei 2026, 04:11
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55


















