MotoGP: Rossi Coba Paket Elektronik Baru di Sepang
Editor Bolanet | 28 Februari 2012 07:30
- Jelang tes pra musim kedua kelas MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia Valentino Rossi dan rekan satu timnya, Nicky Hayden akan mencoba perangkat elektronik baru pada motor Ducati GP12.
Uji coba perangkat elektronik ini bertujuan untuk memperbaiki stabilitas saat melakukan akselerasi. Pada tes pertama yang dilakukan pada awal bulan ini di Sepang, Rossi dan Hayden mengaku mengalami kesulitan saat mereka berada dalam posisi hendak keluar dari tikungan.
Jeremy Burgess selaku kepala mekanik Rossi mengatakan bahwa target utama dari tes yang akan dilakukan adalah untuk memperkecil jarak dari kompetitor mereka.
Nantinya akan ada pembaruan perangkat elektronik tapi saya tidak terlibat terlalu jauh untuk hal ini. Hanya Valentino dan pihak pabrikan yang akan berbicara langsung. Valentino sadar dengan apa yang kami terapkan pada Yamaha dan dia juga sadar dengan apa yang kami miliki di sini. Kini kami telah memiliki motor yang siap untuk dipacu oleh Valentino, sehingga nantinya kami akan dapat fokus untuk bekerja di seputar penyaluran tenaga dan kontrol traksi, tutur Burgess.
Menurut pengamatan Burgess, rangka Yamaha selalu dalam kondisi yang baik dan dirinya beserta kru Ducati akan fokus untuk menyelaraskan perangkat elektronik dan mesin agar tercipta manajemen tenaga yang baik.
Kami kehilangan sedikit momen dalam akselerasi karena paket elektronik sehingga penyaluran tenaganya menjadi sedikit terhambat. Kondisinya adalah saat mesin dalam keadaan digas penuh dan di sana terlalu banyak tenaga yang tersalur ke ban belakang, dan seperti yang anda lihat pada motor jalanan, jika hal ini terus menerus terjadi dalam balapan maka lambat laun ban belakang akan kehabisan kompon. Yang terjadi adalah saat kontrol traksi mengirim pesan bahwa ban belakang agak selip, tapi posisi gas dalam keadaan terbuka penuh, maka hal ini menjadi tidak sinkron. Jadi kami harus memperbaiki persoalan tersebut, tutur Burgess lagi. (ary/kny)
Uji coba perangkat elektronik ini bertujuan untuk memperbaiki stabilitas saat melakukan akselerasi. Pada tes pertama yang dilakukan pada awal bulan ini di Sepang, Rossi dan Hayden mengaku mengalami kesulitan saat mereka berada dalam posisi hendak keluar dari tikungan.
Jeremy Burgess selaku kepala mekanik Rossi mengatakan bahwa target utama dari tes yang akan dilakukan adalah untuk memperkecil jarak dari kompetitor mereka.
Nantinya akan ada pembaruan perangkat elektronik tapi saya tidak terlibat terlalu jauh untuk hal ini. Hanya Valentino dan pihak pabrikan yang akan berbicara langsung. Valentino sadar dengan apa yang kami terapkan pada Yamaha dan dia juga sadar dengan apa yang kami miliki di sini. Kini kami telah memiliki motor yang siap untuk dipacu oleh Valentino, sehingga nantinya kami akan dapat fokus untuk bekerja di seputar penyaluran tenaga dan kontrol traksi, tutur Burgess.
Menurut pengamatan Burgess, rangka Yamaha selalu dalam kondisi yang baik dan dirinya beserta kru Ducati akan fokus untuk menyelaraskan perangkat elektronik dan mesin agar tercipta manajemen tenaga yang baik.
Kami kehilangan sedikit momen dalam akselerasi karena paket elektronik sehingga penyaluran tenaganya menjadi sedikit terhambat. Kondisinya adalah saat mesin dalam keadaan digas penuh dan di sana terlalu banyak tenaga yang tersalur ke ban belakang, dan seperti yang anda lihat pada motor jalanan, jika hal ini terus menerus terjadi dalam balapan maka lambat laun ban belakang akan kehabisan kompon. Yang terjadi adalah saat kontrol traksi mengirim pesan bahwa ban belakang agak selip, tapi posisi gas dalam keadaan terbuka penuh, maka hal ini menjadi tidak sinkron. Jadi kami harus memperbaiki persoalan tersebut, tutur Burgess lagi. (ary/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
Liga Inggris 22 September 2026, 16:38
-
Lolos Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putri Asian Games 2026, Indonesia Bakal Bertemu China
Bulu Tangkis 22 September 2026, 16:31
-
Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:24
-
Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
Liga Italia 22 September 2026, 16:20
-
Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:13
-
Pesan Michael Carrick ke Skuad MU: Gak Usah Overthinking, Kerja, Kerja dan Kerja!
Liga Inggris 22 September 2026, 16:03
-
Matheus Cunha Ingin Hilangkan Kebiasaan Buruk MU ini, Apa Itu?
Liga Inggris 22 September 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


