Pecco Bagnaia Garang Bareng Ducati Karena Mirip dan Pelajari Jorge Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 28 September 2021 15:39
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, tak hanya mampu memangkas ketertinggalan poin dari Fabio Quartararo di beberapa seri terakhir. Ia juga panen pujian karena mampu mengendarai motor Desmosedici layaknya Jorge Lorenzo di MotoGP 2018 lalu. Bagnaia bahkan mengakui bahwa ia memang mempelajari data Lorenzo.
Sejak mendominasi Moto2 2018, Bagnaia memang disebut punya gaya balap yang mirip dengan Lorenzo berkat corner speed-nya yang apik. Lorenzo sendiri bahkan mengakuinya. Namun, pada dua musim perdananya di MotoGP, rider yang akrab disapa 'Pecco' ini kesulitan beradaptasi dengan Ducati, terutama pada area pengereman.
Namun, rider Italia ini bekerja sangat keras untuk memperbaikinya, dan hasilnya pun mulai kentara pada 2020, meski ia kerap mengalami kesialan dan cedera. Tahun ini, pengeremannya pun mulai ideal. Ditambah keunggulannya pada corner speed, Bagnaia pun kini menjadi salah satu kandidat juara dunia bersama Quartararo.
Rajin Latihan Pakai Panigale V4 Adalah Kunci Penting

"Saya bekerja keras memperbaiki pengereman, karena pada musim perdana, saya mengalami banyak masalah pada area pengereman. Menjelang akhir 2019, saya fokus pada area ini. Pada 2020, saya pun mengalami kemajuan. Saya juga bekerja keras dengan motor jalanan demi lebih baik mengendalikan ban depan," tutur Bagnaia via Speedweek, Senin (27/9/2021).
Bagnaia memang diketahui rajin berlatih dengan Panigale V4 di trek-trek Italia dan Spanyol, dan menurutnya ini sangat membantu karena karakternya mirip Desmosedici. "Satu hal baik soal Panigale kami adalah, dari sudut pandang gaya balap dan ban, perilaku bagian depannya sangat mirip dengan motor MotoGP kami," ujarnya.
"Pasalnya, ketahanan ban Michelin dan konstruksinya juga mirip. Jadi, saya saya bekerja keras dengan ban dan motor kami, ditambah data dari Jorge. Kini saya bisa mengerem selambat mungkin, namun saya juga bisa menghadirkan perbedaan lebih besar ketika masuk tikungan," lanjut pembalap berusia 24 tahun ini.
Diakui oleh Jorge Lorenzo dan Davide Tardozzi

Lorenzo sendiri mengacungkan jempol untuk Bagnaia atas usahanya. "Pecco punya tubuh yang lebih besar dari saya, namun saya sepakat dengannya. Ada dua pembalap yang punya gaya balap saya, yakni Fabio dan satu lagi Pecco. Keduanya juga mengendarai motor yang pernah saya kendarai dalam beberapa tahun terakhir," ungkapnya.
Semua ini juga disepakati oleh Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, yang tentunya merupakan saksi mata perkembangan Lorenzo pada 2018 dan Bagnaia pada 2021. Menurut pengakuannya, Bagnaia sangat mengingatkan Ducati pada Lorenzo.
"Pecco adalah Pecco, dan ia punya cara kerja sendiri. Namun, kami sangat terkesan melihat foto di beberapa bagian trek, seolah melihat Jorge Lorenzo versi 2018 kembali. Andai helm dan baju balap mereka sama, takkan terlihat bedanya. Mereka punya gaya balap dan posisi berkendara yang mirip di atas motor," pungkasnya.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Yamaha Minta Fabio Quartararo Kunci Gelar Sebelum MotoGP Valencia
Misi Ducati di Austin: Bekuk 'Senor Marquez' dan Tekan Quartararo
Yamaha WorldSBK Beri Lampu Hijau Jika Toprak Razgatlioglu Ingin Jajal MotoGP
Jonathan Rea 'Syok' Toprak Razgatlioglu Ngaku Takkan Suka Motor MotoGP
Andrea Dovizioso Merasa Beruntung Bisa Balapan Sambil 'Uji Coba' Bareng Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








