Pecco Bagnaia: Kelegaan Besar Bisa Rebut Kemenangan Perdana di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 13 September 2021 08:55
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengaku bahwa memenangi balapan MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, Minggu (12/9/2021), adalah impian jadi nyata. Tak pelak lagi ini adalah hasil yang sudah ia nantikan sejak menjalani debut di kelas para raja dengan Pramac Racing pada 2019 lalu.
Rider yang akrab disapa 'Pecco' ini pun start dari pole dan langsung memimpin sejak awal. Namun, ia terus ditempel oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez. Meski jatuh berkali-kali sepanjang pekan balap, Marquez memang jadi favorit pemenang di trek ini karena ritme balapnya sangat apik jika dibandingkan para rivalnya.
Dengan kepercayaan diri yang mantap, Marquez pun mulai menyerang Bagnaia pada Lap 20. Keduanya bahkan saling salip tujuh kali demi memperebutkan kemenangan. Namun, saat coba menyalip Bagnaia di Tikungan 12 pada lap penutup, Marquez melebar dan Bagnaia pun keluar sebagai pemenang.
Impian Jadi Nyata
Bagnaia sendiri sudah berkali-kali begitu dekat dengan kemenangan musim ini, namun selalu gagal akibat berbagai permasalahan berbeda. Alhasil, kemenangan ini melepaskan beban besar yang ia pikul sejak membela tim pabrikan Ducati. Ia pun menjadi pemenang kedelapan di MotoGP musim ini.
"Setiap kali kami begitu dekat dengan kemenangan, selalu ada yang terjadi. Jadi, impian meraih kemenangan perdana selalu jauh. Menang hari ini adalah kelegaan besar. Saya sangat senang. Saya sulit berkata-kata, namun finis sebagai pemenang adalah impian jadi nyata," ungkap Bagnaia seperti yang dikutip Crash.net.
"Balapan ini sungguh tak mudah. Hari ini cuacanya lebih panas dan saya tak mengira ritme balap saya bakal seperti ini. Namun, saat start, sensasi saya sangat baik di atas motor dan saya tahu Marc satu-satunya rider dengan ritme yang lebih baik dari saya," lanjut pembalap yang juga juara dunia Moto2 2018 ini.
Pahami Taktik Marc Marquez
Tahu bahwa Marquez bisa menyerang kapan saja, Bagnaia pun fokus menjauhkan diri dari kelompok kedua yang terdiri dari Jack Miller, Aleix Espargaro, dan Joan Mir. Dengan begitu, ia bisa mengendalikan balapan lebih baik jelang finis dan hanya tinggal menghadapi Marquez tanpa gangguan dari rider lain.
"Selepas start, saya coba ngotot dan mencetak jarak dengan rider di posisi ketiga, jadi saya terus gaspol. Saya rasa kami punya ritme yang menakjubkan. Marc baru mencoba menyalip pada bagian akhir balapan karena saya rasa takkan ada gunanya jika ia mencoba lebih awal," ungkap rider berusia 24 tahun ini.
"Marc coba menyalip di titik-titik di mana saya kuat saat keluar tikungan. Pada akhir balapan, grip ban belakang kami juga turun, jadi menyalip memang lebih mudah. Pada percobaan terakhir, ia melakukannya di Tikungan 12 tapi saya sudah mengerem, jadi saat saya melihatnya, saya sangat yakin ia bakal melebar," pungkas Bagnaia.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Italia di Monza
Hasil Balap Formula 1 GP Italia: Verstappen-Hamilton Tabrakan, Ricciardo Menang
7 Kali Saling Salip dalam 4 Lap, Pecco Bagnaia-Marc Marquez Guncang MotoGP Aragon
Klasemen Sementara MotoGP 2021 Usai Seri Aragon
Hasil Balap MotoGP Aragon: 7 Kali Saling Salip, Pecco Bagnaia Bekuk Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
