Pernah Bela Yamaha-Ducati, Lorenzo Pede 'Matang' di Honda
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2018 10:50
Bola.net - - Jorge Lorenzo meyakini bahwa dirinya sudah menjadi seorang pebalap yang lebih 'matang' dalam menghadapi MotoGP 2019. Ia yakin pengalaman membela Yamaha selama sembilan musim dan Ducati selama dua musim akan membuatnya tampil baik di Repsol Honda.
Bersama Yamaha, Lorenzo sangat konsisten bertarung di papan atas dan bahkan meraih tiga gelar dunia. Sementara saat membela Ducati, ia sempat 1,5 musim mengalami paceklik kemenangan, namun bangkit dari keterpurukan pada pertengahan musim 2018. Pengalaman jatuh bangun inilah yang dirasa Lorenzo akan membuatnya lebih kuat saat di Honda.
"Kehidupan memang penuh tantangan, Anda harus belajar dan terus memperbaiki diri. Di Yamaha saya meraih impian saya menjadi juara dunia MotoGP, dan untuk kembali meraih motivasi, saya memutuskan kembali ke Ducati pada akhir 2016," ungkap rider berusia 31 tahun ini kepada BT Sport.
Kerja Keras Sampai Berhasil
Lorenzo pun mengaku bahwa ia mengalami syok saat pertama kali menjajal motor Ducati Desmosedici, yang ia nilai sangat berbeda dengan YZR-M1 milik Yamaha. Ia harus mengubah gaya balapnya yang dikenal smooth menjadi lebih agresif. Beruntung, hasil kerja kerasnya terbayar musim ini.
"Pindah ke Ducati lebih sulit dari dugaan saya. Saat pertama kali menjajal motor mereka, saya terkejut. Saya harus mengubah gaya balap dan sungguh tak mudah tetap percaya pada diri sendiri. Tapi saya terus bekerja keras dan akhirnya mampu menang," ujar Lorenzo.
Bagai Menulis dengan Dua Tangan
Por Fuera pun yakin bahwa pengalamannya di Yamaha dan Ducati akan membantunya lebih mudah dan sigap dalam menghadapi dan mengatasi masalah yang ada dalam mengendarai Honda tahun depan.
"Jelas pengalaman saya dari Yamaha ke Ducati akan membuat saya makin kuat di masa depan. Ini seperti Anda terbiasa menulis dengan tangan kanan, lalu harus belajar menulis dengan tangan kiri. Dan kini dengan Honda, saya bisa menulis dengan kedua tangan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi Jadi CEO Baru Red Bull KTM Tech 3, Guenther Steiner Merasa Jadi 'Rookie' di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 10:09
-
Tak Cuma Pembalap, Kontrak 5 Tim Satelit MotoGP Juga Bakal Habis pada Akhir 2026
Otomotif 7 Februari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Luke Shaw Bongkar Perubahan Penting Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 10 Februari 2026, 04:23
-
Durian Runtuh Rossoneri: AC Milan Berpotensi Panen 70 Juta Euro dari Pemain Pinjaman
Liga Italia 10 Februari 2026, 04:03
-
Prediksi West Ham vs Man Utd 11 Februari 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 03:15
-
Prediksi Napoli vs Como 11 Februari 2026
Liga Italia 10 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Leeds United 11 Februari 2026
Liga Inggris 10 Februari 2026, 02:30
-
Masa Depan Modric di AC Milan Bergantung 3 Faktor
Liga Italia 9 Februari 2026, 23:36
-
Mogok Berakhir, Cristiano Ronaldo Siap Kembali Perkuat Al Nassr
Asia 9 Februari 2026, 23:17
-
Masa Depan Dani Carvajal Diragukan, Real Madrid Siapkan Pengganti
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 22:04
-
Manchester United Sudah Ambil Sikap Tegas soal Kepulangan Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 9 Februari 2026, 21:50
-
Chelsea Mulai Negosiasi dengan Agen Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 9 Februari 2026, 21:36
-
Kylian Mbappe Tertangkap Kamera Sebut Wasit Badut pada Laga Kontra Valencia
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 21:18
-
Dani Carvajal Kesal karena Tak Dimainkan saat Real Madrid Kalahkan Valencia
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 20:32
-
Alvaro Arbeloa Mulai 'Memasak' Lewat 5 Kemenangan Beruntun di La Liga
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 20:21
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57






