Petronas SRT: Fabio Quartararo Layak Dapat Motor Pabrikan
Anindhya Danartikanya | 30 Juli 2019 09:15
Bola.net - Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku takkan habis pikir bila Yamaha Motor Racing tak memberikan motor YZR-M1 spek pabrikan kepada Fabio Quartararo di MotoGP pada 2021 nanti. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net.
Quartararo saat ini mengendarai M1 dengan spek terendah dibanding tiga rider Yamaha lainnya. Mesin adalah satu-satunya bagian motornya yang paling baru dan setara dengan milik Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Franco Morbidelli.
Meski begitu, rider 20 tahun ini justru tampil paling konsisten dan kompetitif sejak awal musim. Ia bahkan sukses merebut tiga pole, serta dua podium di Catalunya dan Assen, yang ia raih dalam kondisi cedera arm pump pada lengan kanannya.
Rider Lain Tak Bisa Samai Quartararo
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku takkan menambah bantuan untuk Quartararo musim depan. Di lain sisi, meski ragu mengubah apa yang sudah baik, Razali juga yakin El Diablo layak dapat motor pabrikan seperti Morbidelli.
"Saya tak mau mengubah apa yang dinikmati Fabio saat ini. Satu hal yang saya tahu dari Diego (Gubellini), crew chief-nya, adalah Fabio hanya harus mengadaptasikan gaya balapnya pada motor dengan perubahan minimal," ungkap pria asal Malaysia tersebut.
"Ini juga alasan saya heran bagaimana bisa para rider pabrikan tak bisa melakukannya? Padahal spek motor Fabio lebih rendah. Saya rasa ia layak dapat motor pabrikan tahun depan, dan saya tak bisa membayangkan apa yang bisa ia lakukan di atas motor itu!" ujarnya.
Quartararo Kejutkan Banyak Orang
Menyediakan motor pabrikan bagi Quartararo berarti SRT harus menambah biaya balap. Meski begitu, perlu diingat Petronas tadinya ingin menurunkan dua motor pabrikan, yakni saat masih berniat menandemkan Morbidellli dengan Dani Pedrosa. Jadi, seharusnya ini bukanlah masalah yang pelik.
"Kami punya Franky yang pasti bisa tampil baik, tapi kami juga ingin jadi tim yang muda, baru, dan seru. Jika tidak, tak ada kisah hebat. Misal, jika Anda menggaet Alvaro Bautista, maka takkan banyak kisah yang bisa ditulis. Jadi setidaknya kami punya seorang rookie, dan Fabio mengejutkan semua orang," pungkas Razali.
Saat ini, Quartararo tak hanya menjadi debutan terbaik, namun juga tengah memperebutkan gelar rider tim independen terbaik. Ia berada di peringkat 8 pada klasemen pebalap MotoGP dengan 67 poin, tertinggal tiga poin dari Jack Miller (Pramac Racing) di peringkat 7.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Kanada vs Qatar: Kemenangan Bersejarah Dibayangi Cedera Mengerikan
Piala Dunia 19 Juni 2026, 08:00
-
Kanada vs Qatar Berakhir 6-0, Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Memanas
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:23
-
Man of the Match Kanada vs Qatar: Jonathan David
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Korea Selatan 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:30
-
Man of the Match Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Johan Manzambi
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:15
-
Tempat Menonton Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:00
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
-
Rahasia Lionel Messi di Balik Awal Gemilang Argentina
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:54
-
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Manuel Neuer Bersama Jerman
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:47
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











