Rakit Motor Terbaik, Cara Honda Bikin Marc Marquez Tenang
Anindhya Danartikanya | 12 Juli 2019 11:00
Bola.net - Direktur Honda Racing Corporation (HRC), Tetsuhiro Kuwata, menyatakan bahwa pihaknya punya kewajiban besar dalam merakit motor terbaik di MotoGP, karena hanya dengan cara inilah Marc Marquez bisa 'tenang'. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan Marca baru-baru ini.
Menjelang rehat musim panas ini, Marquez dan Honda memang tengah menjadi kandidat terkuat untuk merebut gelar dunia pebalap dan konstruktor. Saat ini, Marquez bahkan telah unggul 58 poin atas Andrea Dovizioso (Ducati Team), margin yang membuat banyak pihak yakin Marquez bakal sulit terkejar.
Meski begitu, HRC menolak santai melihat keunggulan ini. Kuwata yakin pihaknya masih harus bekerja keras mengoleksi lebih banyak kemenangan, dengan cara meningkatkan performa RC213V di berbagai area. Jika performa sudah ideal, Marquez bisa benar-benar fokus dan mudah mengunci gelar dunianya yang kedelapan.
"Sudah jadi tugas dan target kami memberi Marc mesin terbaik. Jika kami bisa memberinya motor dengan level tinggi, maka ini jelas akan memberikan kepercayaan diri yang lebih tinggi saat berkendara, hingga ia bisa benar-benar konsentrasi pada balapan. Dengan begitu, ia bisa meraih hasil baik," ujar Kuwata.
Markas di Jepang Tak Pernah Rehat
Meski saat ini punya keunggulan yang 'nyaman', Kuwata mengaku bahwa seluruh teknisi dan insinyur mereka di Jepang tak pernah beristirahat demi terus memperbaiki RCV. Menurutnya, hal ini merupakan faktor penting jika pihaknya ingin merebut gelar dunia di MotoGP.
"Kami selalu memikirkan cara meningkatkan performa motor. Ini sangat penting, karena kami tahu, jika ada yang kurang, kami takkan bisa memenangkan balapan atau gelar dunia. Jadi, markas di Jepang bertugas memperbaiki motor, sementara tim bertugas mengeluarkan seluruh potensi motor di sirkuit," ungkapnya.
Keseimbangan Performa Jadi Kunci
Kuwata juga menyatakan, pihaknya tak ingin membuat RCV unggul pada satu area saja. Keseimbangan performa ia yakini sangat penting. Jika tidak, ia yakin pebalapnya bakal terus-terusan mengeluh dan jadi tak bersemangat setiap kali turun lintasan.
"Kami selalu mencari keseimbangan di semua sektor, karena jika tidak, kami takkan bisa meraih hasil baik, dan pebalap bakal sangat frustrasi. Untungnya, kami tak mengalami situasi itu. Kami harus berkonsentrasi, dan tetap meletakkan target kami di depan para rival. Inilah hal terpenting bagi Honda," pungkasnya.
Dalam rehat musim panas kali ini, Honda sendiri tengah duduk di puncak klasemen konstruktor dengan 191 poin, unggul 34 poin atas Ducati. Pada klasemen tim, Repsol Honda duduk di peringkat kedua dengan 210 poin, tertinggal 38 poin dari Ducati Team.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


