Rasa Pede Melonjak, Marc Marquez Sebut Takkan Ada Kendala Fisik di Sachsenring
Anindhya Danartikanya | 18 Juni 2021 08:49
Bola.net - Mengingat Sachsenring adalah trek favorit dan daerah kekuasaannya, Marc Marquez mengalami lonjakan rasa percaya diri di MotoGP Jerman. Terdiri dari 10 tikungan kiri dan tiga tikungan kanan, rider Repsol Honda ini pun mengaku via Crash.net, Kamis (17/6/2021), bahwa trek ini takkan memberinya kendala fisik serius.
Seperti yang diketahui, Marquez sangat menyukai tikungan kiri karena suka latihan di flat track oval ke arah kiri. Alhasil, Sachsenring menjadi trek ideal, karena tikungan kirinya jauh lebih banyak dari tikungan kanannya. Hal ini pun terbukti dari catatan mentereng yang ia punya di trek ini: 10 pole dan 10 kemenangan beruntun.
Sachsenring juga menghadirkan keuntungan tersendiri. Pasalnya, bahu dan lengan Marquez yang cedera terdapat di sisi kanan. Dengan begitu, delapan kali juara dunia ini takkan punya banyak kendala karena bakal lebih sering melaju ke arah kiri. Atas alasan inilah Marquez sangat optimistis bisa meraih hasil baik akhir pekan ini.
Perubahan Takkan Terjadi dalam Sekejap

"Akhir pekan ini akan jadi pekan balap di mana bahu dan lengan saya lebih baik. Saya harap takkan ada halangan, karena ada banyak tikungan kiri. Di sini hanya ada tiga tikungan kanan, yakni tempat yang membatasi diri saya dan di mana saya tampil buruk. Jadi, kami bisa bilang ini pekan balap pertama tanpa kendala fisik," tutur Marquez.
Meski begitu, ia ogah jemawa dan yakin kemenangan atau podium takkan bisa diraih dalam jentikan jari. "Jelas Anda tak bisa datang dan tahu-tahu mengubah situasi. Tapi soal fisik, saya lebih percaya diri daripada saat mengunjungi trek lain. Kita lihat saja nanti di trek mana tepatnya kami bisa tiba dengan kendala fisik lebih sedikit," ujarnya.
Hal lain yang membuat Marquez merasa percaya diri soal kondisi fisiknya di Sachsenring adalah fakta dirinya bisa menjalani 87 lap sekaligus dalam keadaan tidak bugar dalam uji coba pascabalap di Catalunya pekan lalu. Itu pertama kalinya Marquez mengendarai motor MotoGP seharian penuh dan ia pun merasa senang.
Tanpa Kamera dan Tanpa Tekanan
"Uji coba di Barcelona sangat penting. Penting bagi Honda, juga bagi saya. Itu pertama kali saya bisa berkendara tanpa kamera, tanpa tekanan, tanpa tergantung catatan waktu. Saya hanya berkendara. Memang saja menjajal banyak perangkat untuk Honda, tapi saya juga menjajal banyak hal untuk diri sendiri, dan rasanya oke," ujarnya.
"Memang benar pada dua hari berikutnya saya benar-benar loyo, namun saya mampu mengalami kemajuan. Pada Jumat, saya bisa latihan flat track dengan baik. Jadi, secara bertahap tubuh saya makin siap. Namun, hal yang paling penting adalah uji coba di Montmelo, saya bahagia setelah hai Senin," pungkas rider berusia 28 tahun ini.
Dari lima balapan yang sudah ia lakoni pada awal musim ini, Marquez mengalami tiga kali gagal finis beruntun di Le Mans, Mugello, dan Catalunya. Hasil terbaiknya adalah finis ketujuh di Portimao. Saat ini ia tengah duduk di peringkat 18 pada klasemen pembalap dengan 16 poin, satu poin di depan Valentino Rossi.
Sumber: Crashnet
Video: Momen-Momen Menarik di MotoGP Catalunya 2021
Baca Juga:
- Ducati Akui Sudah Saling Lirik dengan Gresini Sejak Akhir 2020
- Daftar Peserta MotoGP 2022: Fabio di Giannantonio Naik Kelas, Gresini ke Ducati
- Naungi Bastianini-Giannantonio, Gresini Racing Resmi Jadi Tim Satelit Ducati di MotoGP 2022
- Gigi Dall'Igna Janji Ikut 'Shoey' Kalau Jack Miller Menang Lagi
- Gigi Dall'Igna: Ducati Takkan Perlakukan Franco Morbidelli Seperti Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


