Sebut Marc Marquez Panutan di MotoGP 2026, Pecco Bagnaia Impikan Duel Sengit Sampai Akhir Musim

Anindhya Danartikanya | 20 Januari 2026 12:16
Sebut Marc Marquez Panutan di MotoGP 2026, Pecco Bagnaia Impikan Duel Sengit Sampai Akhir Musim
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mengaku sangat berharap bisa menjalani duel sengit dengan sang tandem, Marc Marquez, di MotoGP 2026. Sebab, jika hal ini terjadi, maka artinya Bagnaia bangkit dari keterpurukan musim lalu.

Bagnaia menyebut Marquez sebagai tolok ukur pada 2026, berkat performa yang sangat dominan sepanjang musim lalu. Marquez memang superior, menyabet 14 kemenangan Sprint dan 11 kemenangan Grand Prix sebelum mengunci gelar dunia.

Advertisement

Dalam wawancaranya dengan MotoGP.com, Senin (19/1/2026), Bagnaia pun ditanya soal definisi 'musim yang baik' baginya pada 2026. Uniknya, ia tak menyebutkan target juara dunia, melainkan justru target berduel dengan Marquez.

1 dari 2 halaman

Penting Kompetitif Sejak Awal

Penting Kompetitif Sejak Awal

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Musim lalu, kedua rider ini sempat bertarung wheel-to-wheel, tetapi hanya dalam beberapa balapan. “Musim yang hebat bagi saya adalah jika saya menjalani pertarungan yang menyenangkan dengan sang panutan, yang menurut saya adalah Marc," ujar Bagnaia.

"Banyak pembalap yang melaju cepat, jadi penting untuk bersaing sejak awal, bertarung dengan mereka dan mencoba untuk mendapatkan kembali apa yang hilang tahun lalu," ungkap sang tiga kali juara dunia.

Bagnaia mengakui bahwa ia tak banyak latihan motor selama musim dingin, dan bakal menjalani latihan di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada akhir Januari. Latihan ini bakal jadi persiapan jelang tes pramusim di Sepang, Malaysia, 3-5 Februari 2026.

2 dari 2 halaman

Merasa Diuntungkan oleh Perubahan Regulasi

“Tes (di Sepang) akan sangat penting. Musim ini saya akan mencoba melakukan lebih banyak lap, lebih memikirkan performa. Untungnya, musim ini hanya ada sedikit hal baru pada motor kami daripada musim-musim sebelumnya," ungkap Bagnaia.

"Sebab, ini adalah tahun terakhir dari regulasi teknis ini (1000cc). Penting untuk menemukan pondasi yang baik, performa yang baik, dan berusaha mempertahankannya sepanjang musim," pungkas rider berusia 29 tahun itu.

Sebagai catatan, motor-motor MotoGP 2026 akan menggunakan lebih banyak komponen dari motor 2025 karena para pabrikan juga telah memulai pengembangan motor 2027, di mana kapasitas mesin direduksi dari 1000cc menjadi 850cc saja.

Sumber: MotoGP

LATEST UPDATE