Stoner: Tak Ada Alasan Bagi Rossi untuk Pensiun
Anindhya Danartikanya | 3 Januari 2019 11:45
Bola.net - - Eks rider MotoGP, Casey Stoner meyakini bahwa tak ada alasan bagi Valentino Rossi untuk gantung helm selama rider Yamaha Factory Racing tersebut masih menikmati balapan dan punya motivasi tinggi untuk meraih lebih banyak kemenangan. Hal ini disampaikan Stoner kepada MotoGP.com.
Pada Februari mendatang, Rossi akan genap berusia 40 tahun dan ia bahkan dipastikan bakal tetap berkompetisi di MotoGP bersama pabrikan Garpu Tala setidaknya pada akhir 2020 mendatang. Uniknya, The Doctor juga menyatakan belum mempertimbangkan apakah kontrak ini akan jadi kontrak terakhirnya.
2019 akan menjadi musim ke-24 Rossi berkarier di ajang Grand Prix. Sepanjang kiprahnya di kejuaraan balap motor terakbar ini, ia telah mengoleksi sembilan gelar, 232 podium dan 115 kemenangan. Tinggal tujuh kemenangan lagi, maka ia akan menyamai rekor kemenangan terbanyak sepanjang sejarah yang dipegang Giacomo Agostini.
Kerja Makin Keras, Makin Cepat

Stoner, yang merupakan musuh bebuyutan Rossi pada era 2007-2010, mengaku salut pada Rossi yang tampaknya belum kehilangan semangat untuk bertarung di papan atas. Ia memang belum lagi meraih gelar sejak 2009, namun ia selalu ikut memperebutkan gelar dunia selama lima tahun terakhir.
"Kita tahu Vale, jika terus bekerja keras, maka ia makin cepat. Saya rasa tak ada batasan usia di MotoGP. Semua orang selalu mengatakan berapa usia yang baik untuk tetap balapan, tapi saya rasa jika tak cedera parah, tubuh masih mendukung dan Anda masih menikmati kompetisi, mengapa harus pensiun? Tak ada alasan bagi Vale untuk pensiun dan jelas ia masih punya motivasi tinggi untuk tetap balapan," ujarnya.
Didukung Agostini
Pernyataan Stoner pun didukung penuh oleh Agostini, yang merupakan 15 kali juara dunia. Menurut Ago, keputusan Rossi untuk tetap balapan bukanlah sebuah anomali. Pria asal Italia ini justru keinginan Rossi untuk tetap turun lintasan adalah hal lumrah, karena setiap pebalap pasti ingin melakukan hal yang sama.
"Keputusan Vale untuk tetap melanjutkan karir sama sekali tidak sulit diambil. Ia mencintai motor dan suka balapan, ia suka atmosfernya. Saya rasa sulit baginya untuk menyebut kata 'pensiun'. Semua rider merasakan itu. Saya sendiri menangis selama tiga hari saat memutuskan pensiun. Jadi Vale masih tampil baik dan masih melaju cepat, serta ia masih bahagia. Jadi kenapa tidak?" tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





