'Suzuka Bisa Jadi Latihan Stoner Comeback ke MotoGP'
Editor Bolanet | 6 April 2015 13:15
- Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz berpendapat bahwa keikutsertaan Casey Stoner di Suzuka 8 Hours bulan Juli nanti bisa menjadi ajang 'latihan' pebalap Australia itu untuk kembali ke MotoGP dalam waktu dekat.
Stoner yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2012, memang berulang kali menegaskan tak akan kembali. Meski begitu, cedera arm pump yang terus menghantui Dani Pedrosa membuat Stoner digadang-gadang akan menggantikannya tahun depan.
Suzuka 8 Hours bisa menjadi ajang yang baik untuk kembali mengendarai motor balap, terutama jika Casey ingin kembali balapan. Saya rasa bila Casey 3-4 kali tampil, maka ia akan siap kembali ke MotoGP, ujar Schwantz kepada Bike Social.
Suzuka 8 Hours 2015 pun akan menjadi ajang balap motor pertama Stoner sejak 2012. Ia akan mengendarai Honda Fireblade CBR1000R bersama juara World Supersport 2014 sekaligus pebalap Pata Honda World Superbike, Michael van der Mark.
Tiga atau empat jam di atas motor dengan kondisi balap jelas akan membantu Casey kembali ke level MotoGP. Mungkin efeknya tak akan langsung terasa, tapi itu lebih baik daripada hanya duduk dan nonton! tutup Schwantz, yang turun di Suzuka 8 Hours 2014 dalam usia 50 tahun. [initial]
(bs/kny)
Stoner yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2012, memang berulang kali menegaskan tak akan kembali. Meski begitu, cedera arm pump yang terus menghantui Dani Pedrosa membuat Stoner digadang-gadang akan menggantikannya tahun depan.
Suzuka 8 Hours bisa menjadi ajang yang baik untuk kembali mengendarai motor balap, terutama jika Casey ingin kembali balapan. Saya rasa bila Casey 3-4 kali tampil, maka ia akan siap kembali ke MotoGP, ujar Schwantz kepada Bike Social.
Suzuka 8 Hours 2015 pun akan menjadi ajang balap motor pertama Stoner sejak 2012. Ia akan mengendarai Honda Fireblade CBR1000R bersama juara World Supersport 2014 sekaligus pebalap Pata Honda World Superbike, Michael van der Mark.
Tiga atau empat jam di atas motor dengan kondisi balap jelas akan membantu Casey kembali ke level MotoGP. Mungkin efeknya tak akan langsung terasa, tapi itu lebih baik daripada hanya duduk dan nonton! tutup Schwantz, yang turun di Suzuka 8 Hours 2014 dalam usia 50 tahun. [initial]
Baca Juga:
'Jack Miller Harus Sabar Agar Tak Cedera'
Inilah Sejarah yang Tergores di MotoGP Qatar
Schwantz: Redding Harus Podium!
'Smith-Espargaro Harus Bisa Masuk Empat Besar'
'Rossi di Qatar Adalah Rossi yang Dulu'
Stoner 'Batal' Gantikan Pedrosa, Kenapa?
Stoner Tuduh MotoGP 'Hancurkan' Suzuka 8 Hours
Stoner: Saya Pensiun dari MotoGP, Bukan Dunia Balap!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















