Tak Dipercaya Ducati, Lorenzo: Dall'Igna Ingin Saya Bertahan
Anindhya Danartikanya | 20 September 2018 15:00
- Jorge Lorenzo mengakui bahwa 'uang' menjadi salah satu faktor perpisahannya dengan Ducati Corse. Rider Spanyol ini meyakini bahwa Ducati merasa investasi yang mereka tanam lewat Lorenzo punya nilai yang kelewat tinggi, hingga akhirnya memutuskan menggaet Danilo Petrucci untuk MotoGP 2019.
Membela Ducati selama dua musim, Lorenzo dikabarkan mendapat bayaran sebesar 25 juta euro, dan diisukan sebagai nilai gaji tertinggi yang pernah ada di MotoGP. Performa gemilang Dovizioso sepanjang 2017 pun membuat Ducati memutuskan untuk menaikkan gaji rider Italia tersebut untuk 2019-2010.
Lewat La Gazzetta dello Sport, Lorenzo mengaku tak terlalu mempermasalahkan besaran gaji, namun lebih memberatkan para petinggi Ducati yang tak terlalu menggubris saran-saran teknis darinya pada awal musim demi perbaikan performa.
"Ducati memilih berpikir bahwa ini soal uang, 'Kita punya Dovizioso, yang tampil lebih baik ketimbang Jorge dan ia orang Italia, dan kita punya Petrucci dan Jack Miller yang bakal tampil kuat nyaris seperti Jorge, tapi bayarannya 10-15 kali lebih sedikit'," ungkap Por Fuera.
Tak Dipercaya Ducati
Lorenzo juga merasa sakit hati pada ucapan CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, yang menyebutnya sebagai \'juara dunia yang tak mampu memaksimalkan potensi Ducati\' di Le Mans, Prancis. Usai pernyataan Domenicali ini terungkap ke publik, Lorenzo justru meraih kemenangan di Mugello dan Catalunya dengan modifikasi pada tangki bahan bakarnya.
Ducati tak mempercayai apa yang saya ucapkan kepada Gigi Dall\'Igna (general manager Ducati Corse) atau Domenicali, bahwa ada sesuatu yang kurang. Padahal Michele Pirro (test rider Ducati Corse) mengatakan hal yang sama. Jika seorang rider menjalani banyak lap di depan namun tak bisa menang, itu karena ada sesuatu yang kurang, ungkapnya.
Saya hanya kekurangan satu potongan untuk mendukung fisik saya agar lebih cepat di sepanjang balapan. Ducati harusnya paham bahwa mereka memiliki seorang tiga kali juara dunia yang telah meraih 44 kemenangan, dan mereka harus mencoba memberikan apa yang saya butuhkan, lanjut Lorenzo.
Dapat Dukungan Dall'Igna

Meski begitu, Lorenzo membantah kepergiannya dari Ducati diakibatkan cekcok dengan Dall\'Igna. Rider 31 tahun ini justru yakin bahwa eks direktur teknis Aprilia Racing tersebut ingin dirinya bertahan.
Gigi jenius dan ia takkan berhenti sampai meraih gelar dunia. Masalah Gigi tahun adalah dua rider terbaik akan berada di tim yang sangat kuat, tapi ia keras kepala, seperti saya. Kami di sini untuk menang. Ia merakit motor yang akan terus berkembang. tutur Lorenzo.
Soal Gigi saya tak bisa mengatakan hal negatif apapun, normal saja dua karakter kuat beradu dalam momen-momen panas, toh hal macam ini selalu terjadi demi kebaikan tim. Ia selalu mendukung saya, dan saya rasa ia ingin saya bertahan, pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









