'Tak Seperti Stoner, Lorenzo Tak Andalkan Insting'
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2017 09:40
Bola.net - - Usai satu musim balap bekerja sama, crew chief Jorge Lorenzo di Ducati Corse, Cristian Gabarrini pun membeberkan apa saja yang ia amati dan pelajari dari ridernya tersebut kepada Motorsport, dan apa perbedaan rider Spanyol tersebut bila dibandingkan dengan juara dunia 2007 dan 2011, Casey Stoner.
Selama berkarir di MotoGP, Gabarrini pernah menangani Stoner di LCR Honda, Ducati dan Repsol Honda. Hingga kini, Gabarrini juga tak jarang membantu Stoner yang menjabat sebagai test rider Ducati, dan pria Italia ini menyatakan bahwa baik Stoner maupun Lorenzo cukup mudah diajak bekerja sama meski punya karakter dan metode kerja berbeda.
Semua orang berkata bekerja dengan Jorge bakal sulit, tapi ini tidak benar. Jika Anda menjelaskan padanya soal apa yang terjadi, ia akan mendengarkan alasannya. Soal talenta, Jorge mirip dengan Casey. Mereka terlahir untuk mengendarai motor. Tapi mereka punya karakter dan cara kerja berbeda, ujarnya.
Gabarrini pun menjelaskan perbedaan antara keduanya, di mana Stoner ia yakini lebih mengandalkan insting, sementara Lorenzo lebih mengandalkan cara kerja. Meski begitu, Gabarrini yang juga pernah bekerja sama dengan Jack Miller ini menyatakan bahwa keduanya sama-sama ambisius.
Casey rider yang mengandalkan insting, ia hanya butuh beberapa tikungan untuk memahami sesuatu dan cenderung tak ingin menjalani begitu banyak lap. Sementara Jorge tak terlalu memakai instingnya, dan lebih bergantung pada metode kerjanya. Jorge sangat tepat sasaran dan teliti, meski sangat sensitif soal feedback motor, tuturnya.
Di lain sisi, Gabarrini menambahkan bahwa sulitnya Lorenzo beradaptasi pada awal musim ini membuat Ducati cukup frustrasi. Ada kalanya, saya merasakan tekanan karena kami punya Jorge dan hasil baik tak kunjung datang. Tapi ini sudah bagian dari pekerjaan kami dan kami memang bertugas untuk melepaskan tekanan, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









