Tak Tutup Opsi Kembali ke MotoGP, Scott Redding Fokus Juarai WorldSBK
Anindhya Danartikanya | 3 Agustus 2020 15:10
Bola.net - Usai sukses memenangi Race 1 dan Race 2 dalam WorldSBK Spanyol di Sirkuit Jerez pada 1-2 Agustus, Scott Redding kembali menjadi topik pembicaraan yang hangat di paddock MotoGP, yakni kejuaraan yang ia pernah ia geluti pada 2014-2018 usai menjadi runner up Moto2.
Usai hengkang dari MotoGP, Redding pindah ke British Superbike (BSB) pada 2019, membela Be Wiser Ducati dan langsung jadi juara. Prestasi ini membuatnya kembali dilirik Ducati Corse untuk diturunkan di WorldSBK bersama Aruba.it Racing Ducati, menggantikan runner up tahun lalu, Alvaro Bautista.
Dalam seri perdana di Australia, awal Maret lalu, Redding langsung unjuk gigi di atas Panigale V4R dengan meraih tiga podium. Ia pun jauh lebih kuat saat musim 2020 dilanjutkan di Jerez, dengan memenangi Race 1 dan 2, serta finis kedua di Superpole Race. Redding pun bahagia bisa kembali kompetitif usai masa kelam di MotoGP.
Diperebutkan Banyak Tim Usai Juarai BSB 2019

"Saya sempat ogah lihat motor lagi. Saya mengerahkan hati dan jiwa saya dalam balapan. Tapi jika saya tak bisa menang dan tim saya tak tertarik mencoba, maka itu hanya buang-buang waktu. Usai saya meninggalkan Aprilia (di MotoGP), tak seorang pun menginginkan saya. Tapi usai saya menjuarai BSB, malah ada 'antrian'," ujar Redding via La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Corsedimoto.
Di lain sisi, Redding juga mengakui bahwa karakternya yang blak-blakan dan 'semau gue' juga kerap dikritik di arena MotoGP, meski justru disukai oleh banyak fans balap. Usai pindah ke BSB dan kini ke WorldSBK, Redding merasa bisa menjadi dirinya sendiri seperti saat ia masih turun di kelas-kelas balap yang lebih ringan.
"Orang ingin saya menjadi apa adanya. Kadang omongan saya bisa menyakiti, tapi saya tak suka bohong. Tapi kini saya kembali percaya diri, ada perbedaan soal cara saya berkendara. Beberapa tahun terakhir di MotoGP bikin saya lelah, dan saya tak menyadarinya. Tapi kini seperti saat di GP125, saya tahu saya bisa menang," ungkapnya.
Tekad Raih Setidaknya 2 Gelar WorldSBK
Kini di WorldSBK, Redding pun menghadapi tantangan besar, yakni merebut gelar dunia, yang berarti ia harus mengalahkan rider Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea, sang lima kali juara dunia. Jika berhasil setidaknya meraih dua gelar, barulah ia ingin kembali membuka pintu untuk kembali ke MotoGP, dengan syarat motor dan tim yang mumpuni.
"Johnny berpengalaman, tapi hari saat ia akan dikalahkan seseorang akan datang, dan saya merasa bisa jadi orang itu. Kini saya punya tim yang tepat. Saya bahkan bilang padanya berkali-kali. Saya kenal Johnny sejak saya masih 13-14 tahun. Kami rival, tapi kami saling menghormati. Kami mungkin tak pernah makan malam bareng, tapi saya takkan pernah bicara buruk tentangnya," kisah Redding.
"Saya naik ke MotoGP setahun lebih awal dan tanpa motor yang tepat. Saya yakin, jika punya motor yang baik, saya bisa meraih podium di tiap balapan. Tapi jika saya tak bisa kembali ke sana, takkan jadi drama. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah menjuarai WorldSBK untuk Ducati, dan lalu berkata, 'Kalian memberiku motor, dan aku meraih dua gelar dunia, kini opsi apa yang kalian punya?'" tutupnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Belum Punya Tandem di MotoGP 2021, Jack Miller Pilih Casey Stoner
- 'Valentino Rossi Akhirnya Kembali Temukan Jati Diri di MotoGP'
- 'Hubungan Ducati dan Andrea Dovizioso Memang Ditakdirkan Berakhir'
- Ban Meletus di Lap Terakhir, Lewis Hamilton: Jantung Saya Nyaris Copot!
- Tak Diinginkan di MotoGP, Scott Redding Berkuasa di WorldSBK
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
-
Lisandro Martinez 'Menghilang' di Laga Everton vs MU, Ada Apa Gerangan?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:55
-
Pertahanan Rapat dan Solid, Kunci MU Menang 0-1 di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:46
-
Manchester United Kalahkan Everton, Benjamin Sesko: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:32
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09








