Tercepat di Australia, Petrucci Masih Pelajari Michelin
Editor Bolanet | 18 Februari 2016 10:30
Meski begitu, dalam kondisi lintasan yang berganti-ganti dari basah ke kering, Petrucci mengaku masih harus mempelajari ban baru Michelin. Ia tak mengira bisa berkendara di kondisi kering, tapi lintasan cukup baik saat berangin. Petrux juga ingin melakukan lebih banyak lap, tapi Michelin melarangnya menjalani lebih dari 15 lap, yakni setengah durasi balap.
Saya masih harus memahami reaksi ban, karena saya mengerem terlalu dalam dengan ban ini, dan saya selalu berusaha membebani ban depan. Jadi seolah saya masih berkendara dengan Bridgestone. Meski begitu, ban belakangnya punya banyak grip seperti di Sepang, ujar pebalap Italia berusia 25 tahun ini kepada Crash.net.
Petrucci pun mengaku belum bisa melakukan simulasi balap hingga uji coba Qatar, 2-4 Maret mendatang. Kami masih harus memahami durabilitas ban, namun sepertinya simulasi balap baru bisa dilakukan di Qatar, karena saat ini masih banyak hal yang harus kami jajal dan simulasi balap belum seberapa penting, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















