Terlempar dari 10 Besar, Vinales: Mustahil Nikmati Balapan
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2018 15:10
- Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya usai finis di posisi 12 dalam balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria pada Minggu (12/8). Kepada Marca, Vinales bahkan ogah menggambarkan jalannya balapan dengan rinci.
Selama pekan balap di Austria, para rider Yamaha begitu kesulitan di semua sesi. Valentino Rossi gagal lolos ke sesi kualifikasi kedua (Q2) dan harus start dari posisi 14, sementara Vinales dari posisi 11. Dalam sesi balap, Rossi berhasil finis keenam, sedangkan Vinales terpuruk di posisi 12.
Hasil ini jelas dinilai tak mencerminkan pabrikan sekaliber Yamaha, dan atas dasar inilah para petinggi pabrikan Garpu Tala menggelar jumpa pers usai sesi kualifikasi pada Sabtu (11/8), untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Rossi dan Vinales secara publik.
Ingin Lupakan Austria

Vinales, yang tiba di Yamaha pada awal 2017 dengan target merebut gelar, jelas tak terima dirinya terhambat meraih hasil baik, dan kembali menuntut timnya menghadirkan perubahan. Ia pun mengaku ingin segera melupakan balapan di Austria dan fokus pada MotoGP Inggris di Silverstone pada 24-26 Agustus nanti.
Kami bermasalah pada start sejak awal musim. Saya sudah mencoba segalanya, tapi mustahil. Saya akan berusaha lebih keras lagi di seri berikutnya. Saya sudah melakukan hal biasanya, tapi saya tak punya tenaga. Start memang selalu bikin frustrasi, saya disalip di mana-mana, ujarnya.
Saya hanya bisa memikirkan balapan selanjutnya. Saya tak tahu apa masalah kami, yang saya tahu hanyalah saya ingin segera pergi ke sirkuit berikutnya. Saya suka Silverstone dan saya ingin segera berkendara di sana, lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Mustahil Nikmati Balapan

Top Gun pun menyatakan bahwa masalah elektronik dan akselerasi pada M1 yang berkepanjangan ini tak memengaruhi konsentrasinya dalam membidik hasil sebaik mungkin, namun tetap membuatnya tak bisa menikmati balapan.
Saya tak merasa masalah ini memengaruhi konsentrasi saya. Setiap kali pakai helm, saya langsung memberikan yang terbaik. Tapi memang mustahil menikmati balapan. Saya jelas tak bisa menikmati hasil finis di posisi 12. Saya jelas tak puas. Saya tak bisa tampil 100%, jadi saya tak bisa senang, tutupnya. (mrc/dhy)
Baca Juga:
Gagal Kalahkan Lorenzo, Dovizioso Kaget Strategi Marquez
Valentino Rossi: Harusnya Masuk Lima Besar, Austria Terburuk
Bakal Setim Bareng Lorenzo, Marquez: Tak Ada Alasan Lagi
Lorenzo: Rasanya Spesial Kalahkan Monster Seperti Marquez!
Klasemen Sementara MotoGP 2018 Usai Seri Austria
Hasil Balap MotoGP Austria 2018: Lorenzo Kalahkan Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





