Trek Offroad Tak Dipakai, Pebalap FIM Asia Supermoto 2016 Kecewa

Editor Bolanet | 9 Oktober 2016 22:45
Trek Offroad Tak Dipakai, Pebalap FIM Asia Supermoto 2016 Kecewa
FIM Asia Supermoto 2016 (c) ist
- Mohd Al Amirul mengaku putaran kedua FIM Asia Supermoto 2016 ini bak sayur tanpa garam. Pasalnya, pada seri yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (09/10) ini tak ada balapan di trek offroad, seperti lazimnya balap supermoto.


Menurut saya, tanpa trek offroad, jadi kurang menarik, ujar pebalap Malaysia, Mohd Al Amirul, kala berbincang dengan .


Karena basic saya dari motocross, saya suka sekali kalau ada trek offroad, imbuhnya.


Namun, meski kecewa, Amirul bisa memahami keputusan FIM dan Panitia yang meniadakan balapan di trek offroad. Pasalnya, balapan diadakan di kondisi hujan deras.


Kita pakai ban polos. Jadi agak susah kalau mau balapan di trek offroad, jelas pemuncak klasemen pebalap Asia di putaran kedua ini.


Sementara itu, pebalap Indonesia, Pedro Wuner juga menyayangkan tak dipakainya sirkuit offroad dalam ajang supermoto ini. Pasalnya, menurut pebalap Djagung Racing Factory ini, jika sirkuit offroad tetap dipergunakan, ia optimistis bisa finish di posisi lebih baik.


Namun, mau bagaimana lagi. Namanya saja hujan, tuturnya.


Ketua Panitia Pelaksana putaran kedua FIM Asia Supermoto 2016, Endiatmo Widagdo menjelaskan ihwal tak dipakainya trek offroad pada race hari ini. Menurutnya, panitia juga sempat memprotes keputusan FIM yang tak mempergunakan trek offroad.


Setelah berdiskusi banyak, problemnya bukan masalah standar. Namun, banyak pembalap yang datang kemari tak menyiapkan ban untuk mengantisipasi kondisi trek offroad di kondisi hujan, papar Endi, sapaan karib Endiatmo.


Jadi, ujung-ujungnya kembali ke faktor safety, ia menandaskan. [initial]


 (den/dim)

LATEST UPDATE