Valentino Rossi Salut Fabio Quartararo Satu-Satunya Rider Yamaha yang Bebas Masalah
Anindhya Danartikanya | 22 Juni 2021 11:40
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, angkat topi kepada Fabio Quartararo, yang menurutnya jadi satu-satunya rider Yamaha yang bebas dari kendala teknis YZR-M1 di MotoGP 2021 sejauh ini. Hal ini ia nyatakan kepada MotosanGP, Senin (21/6/2021), usai melihat El Diablo naik podium di Sachsenring, Jerman.
Dalam balapan ini, Quartararo start dan finis ketiga. Kini ia punya koleksi lima podium, termasuk tiga kemenangan. Posisinya di puncak klasemen juga kian mantap dengan 131 poin. Uniknya, Rossi yang hanya finis ke-14, jadi rider Yamaha terbaik kedua, sementara Franco Morbidelli dan Maverick Vinales finis ke-18 dan 19 tanpa poin.
Rossi yang harusnya start ke-16, jadi start ke-15 usai Enea Bastianini dihukum tiga posisi start. Pada lap pembuka, ia melorot ke posisi 19 dan susah payah menyalip banyak rider. Akhirnya, ia naik ke posisi 14 pada Lap 16 usai menyalip Iker Lecuona. Sejak itu, ritmenya konsisten, tapi tak cukup cepat untuk mengejar Takaaki Nakagami.
Yamaha Harus Start dari Depan Jika Ingin Finis Oke

"Saya senang berkendara sepanjang akhir pekan ini dan saya memulai balapan dengan optimisme. Saya butuh start yang baik, tapi justru buruk. Saya juga terjebak dalam 'kemacetan' dan menyalip jadi sangat susah. Saat dapat ruang bebas, saya mulai mencatat lap yang baik. Sayang, saya hanya finis ke-14 dan dapat dua poin. Padahal, kami berharap lebih," ujar Rossi.
The Doctor tahu nasibnya kali ini lebih baik dari Morbidelli dan Vinales yang finis di dua posisi terbuncit. Tapi ia juga sadar mereka bertiga punya masalah inti yang sama. Catatan waktu mereka dalam sesi latihan dan kualifikasi tak fantastis, hingga harus start dari belakang. Selain itu, sekali start dari belakang, Yamaha sulit diajak menyalip.
"Yamaha memang sulit. Anda harus start dari depan. Jika harus mengejar para rival, kami harus adaptasi lagi dan tak bisa memanfaatkan keunggulan. Kami juga lamban di trek lurus. Nyaris semua orang lebih cepat dari kami. Jika ingin menyalip, kami harus sangat dekat dengan rival pada titik pengereman. Kami juga harus hati-hati agar rider di belakang tak balas menyalip. " keluh Rossi.
Sachsenring Bukan Trek Yamaha, Tapi...
Rossi juga menyatakan, kesulitan yang ia alami bersama Morbidelli dan Vinales juga dipengaruhi oleh fakta bahwa Sachsenring bukan trek yang bersahabat dengan Yamaha. Selama 11 tahun, trek ini dikuasai Honda, dan Yamaha belum menang lagi di trek itu sejak Rossi pada 2009. Atas alasan ini, ia pun salut Quartararo bisa finis ketiga.
"Sachsenring bukan trek terbaik untuk Yamaha, tapi Fabio mampu tampil cepat dan menjalani akhir pekan dan balapan dengan sangat baik. Performa Fabio tahun ini sungguh impresif. Ia tengah memimpin klasemen dan mampu menghadapi semua masalah kami," ungkap rider Italia yang juga sembilan kali juara dunia ini.
Rossi uniknya juga tak mengharapkan bantuan radikal apa pun dari Yamaha di sisa musim ini demi mengatasi masalah tiga rider lainnya. "Tak banyak yang akan berubah dari motor kami tahun ini. Saya hanya harus menghadapi semua masalah dan bekerja keras. Kami harus tampil lebih baik dan mencari ide-ide yang lebih baik," pungkasnya.
Sumber: MotosanGP
Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring
Baca Juga:
Miguel Oliveira Takjub Marc Marquez Bisa Kebal Ancaman di Sachsenring
Santai Finis Ketiga di Jerman, Fabio Quartararo Hanya Ingin Asapi Ducati
Bikin Terharu, Inilah 4 Kemenangan 'Comeback' Terbaik di MotoGP
Honda: Kemenangan Marc Marquez Tak Jamin Masalah Sudah Teratasi
Kaget Menang di Jerman, Honda: Marc Marquez Memang Sulit Ditebak!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





