'Valentino Rossi Takut Pensiun, Tunggu Diusir demi Tinggalkan MotoGP'
Anindhya Danartikanya | 16 Juli 2019 14:00
Bola.net - Pengamat MotoGP sekaligus manajer pribadi Andrea Iannone, Carlo Pernat, baru-baru ini mengungkapkan kegundahannya melihat keterpurukan Valentino Rossi. Rider Monster Energy Yamaha tersebut memang saat ini tengah kesulitan tampil kompetitif.
Pernat merupakan salah satu sosok penting dalam karier balap The Doctor. Pria asal Italia ini merupakan salah satu orang yang ikut mengorbitkan Rossi ke tim-tim papan atas di kejuaraan-kejuaraan Italia, termasuk kepada Aprilia, yang menaungi Rossi di kelas GP125 dan GP250.
Pernat pun menyatakan dirinya pernah dicemooh banyak orang karena mengorbitkan Rossi, hanya karena ayahnya, Graziano Rossi, merupakan mantan pebalap GP500. Nyatanya, Rossi memang punya talenta dan bisa sukses besar dengan meraih 9 gelar dunia di ajang Grand Prix.
"Sayalah yang mempromosikan Vale. Orang-orang bilang saya melakukannya hanya karena Vale merupakan rekomendasi dari ayahnya, Graziano. Dasar orang-orang idiot," ujar Pernat dalam wawancaranya dengan Libero Quotidiano.
Sarankan Rossi Cari Pengganti Galbursera
Meski meraih banyak kesuksesan selama berkarier di MotoGP, saat ini Rossi tengah mengalami masa krisis. Usai meraih dua podium pada awal musim, Rossi baru saja tiga kali gagal finis beruntun, dan hanya mampu finis kedelapan di Jerman.
Banyak orang meyakini bahwa krisis ini diakibatkan Rossi yang sudah menginjak 40 tahun, dan Rossi sendiri yakin motor YZR-M1 miliknya masih memiliki masalah grip dan elektronik. Meski begitu, Pernat justru yakin bahwa masalah Rossi terletak pada crew chief-nya, Silvano Galbusera.
"Menurut saya, masalah dari krisis yang dialami Vale berada di dalam timnya, bukan karena ia sudah berusia 40 tahun, dan bukan karena performa motornya. Ia harus punya keberanian untuk melakukan perubahan pada timnya, pilih kepala mekanik yang baru," ungkap Pernat.
Rossi Harus 'Diusir' Dulu Agar Pensiun
Pernat, yang juga eks manajer mendiang Marco Simoncelli, juga menyatakan Rossi bisa berkarir di MotoGP selama yang ia mau. Ia bahkan menyatakan bahwa Rossi hanya akan mau pensiun bila 'dipaksa' keluar dari MotoGP.
"Orang-orang harus menembaki kaki Vale dulu agar ia mau pensiun. Ia benar-benar punya rasa takut yang besar untuk pergi dari MotoGP! Meski begitu, hal yang terpenting adalah ia harus tersenyum kembali," tutup Pernat.
Menjalani rehat musim panas, saat ini Rossi tengah duduk di peringkat 6 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 80 poin, tertinggal 5 poin dari tandemnya sendiri, Maverick Vinales di peringkat 5.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















