Yamaha Beri Valentino Rossi Tenggat Waktu Sampai Juni
Anindhya Danartikanya | 29 April 2020 08:50
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menegaskan bahwa Juni akan tetap jadi tenggat waktu bagi Valentino Rossi untuk menentukan masa depannya di MotoGP 2021. Hal ini disampaikan Jarvis dalam wawancaranya dengan Sky Sport.
Musim depan, posisi Rossi di Monster Energy Yamaha dan akan diambil alih Fabio Quartararo. Meski begitu, Rossi bertekad tetap balapan pada 2021, dan rencananya adalah menggunakan beberapa seri pertama 2020 untuk evaluasi performa. Setelahnya, ia wajib memberitahu Yamaha soal keputusannya pada Juni.
Sayang, rencana ini kacau balau akibat pandemi virus corona (Covid-19) yang menunda awal musim 2020, dan bahkan berpeluang membatalkan seluruh balapan. Meski begitu, ada balapan atau tidak, Jarvis menegaskan Rossi harus tetap 'melapor' pada Yamaha pada waktu yang sama.
Keputusan Rossi Juga Ditunggu Petronas
"Ide awalnya adalah menjalani 5-6 balapan untuk paham apa ia masih nyaman dan kompetitif. Tapi hal ini sudah tak bisa dilakukan, jadi kami mulai bicara soal tahun depan. Saya rasa tenggat waktu pengambilan keputusan bisa sama, jadi dua bulan lagi, bisa dikatakan pada Juni," ujar Jarvis.
Jika Rossi akhirnya benar-benar memutuskan tetap melanjutkan karier, maka satu-satunya tempat yang kosong di Yamaha adalah Petronas Yamaha SRT, yakni tempat yang bakal ditinggalkan Quartararo. Sekalinya Rossi memastikan lanjut, Jarvis berharap ia segera bernegosiasi dengan Team Principal SRT, Razlan Razali.
"Mengingat ini bukan musim yang wajar, saya rasa Petronas tak harus buru-buru. Mereka bisa menunggu sebentar. Kami punya kesepakatan dengan Razlan, yang tengah menunggu kami dan tak ambil keputusan apa pun tanpa benar-benar memahami apa yang ingin dilakukan Vale dan Yamaha," ungkap Jarvis.
Ingin Tandemkan Rossi dengan Morbidelli
Belakangan Razali sendiri mengakui bahwa kedatangan Rossi nantinya akan berlawanan dengan filosofi timnya yang merupakan tim junior Yamaha, dan menyatakan pihaknya tertarik menggaet rider-rider muda dari Moto2 seperti Xavi Vierge. Meski begitu, Jarvis tak berani jamin.
"Sepang adalah pemilik tim dan mereka memang berhak ambil keputusan final, tapi telah tertulis dalam kontrak kami bahwa Yamaha harus menerima pebalap yang jadi pilihan mereka," tutur pria asal Inggris ini, yang juga berharap SRT mau mempertahankan Franco Morbidelli.
"Saya sangat menyukai Franco, dan saya ingin ia bertahan di Petronas. Jika Vale memutuskan untuk lanjut, maka bakal sangat menyenangkan punya tim yang menaungi keduanya," pungkas Jarvis.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
'MotoGP 2020 Dimulai Juli? Kru Non-Eropa Bakal Sulit Datang'
Petronas Ingin Baik-Baik Diskusikan Polemik Kontrak Quartararo-Rossi
Yamaha Ingin Valentino Rossi dan Petronas Segera Capai Kesepakatan
Luca Marini Sebut Virus Corona Pupuskan Impian ke MotoGP 2021
Tak Ada Opsi Lanjutan dari Ducati, Jack Miller 'Bebas' Pergi di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















