Yamaha Ingin Rossi-Lorenzo Turun di Suzuka 8 Hours?
Editor Bolanet | 7 April 2015 10:30
- Gosip mengejutkan datang dari Yamaha Motor Racing. Pabrikan asal Jepang tersebut dikabarkan ingin menurunkan dua pebalap MotoGP mereka, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo untuk turun di Suzuka 8 Hours (S8H) 2015, demikian yang dikabarkan Sport Rider.
S8H merupakan ajang balap ketahanan motor tahunan yang digelar di Sirkuit Suzuka, Jepang. Belakangan, ajang tersebut menjadi topik hangat mengingat mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner dipastikan bertandem dengan pebalap World Superbike, Michael van der Mark bersama Honda tahun ini.
Menurut Sport Rider, Yamaha tak ingin kalah menurunkan pebalap kelas dunia di S8H, apalagi tahun ini merupakan ulang tahun mereka yang ke-60. Selain itu, Yamaha terakhir kali menjuarai ajang ini pada tahun 1996, bersama Noriyuki Haga dan Colin Edwards.
Pada tahun 2013, Rossi ingin bertandem dengan Cal Crutchlow untuk turun di ajang tersebut, namun akhirnya mengurungkan diri. Dengan jadwal balap MotoGP yang padat, rasanya sulit turun di sana. Kami tak pernah libur panjang. Sejatinya saya ingin turun bersama Cal, ujar Rossi.
Diskusi Yamaha bersama Rossi dan Lorenzo pun dikabarkan sudah dilakukan, namun keduanya kompak menolak. Rossi sendiri pernah mengikuti ajang ini pada tahun 2000 dan 2001 bersama Edwards, dan sukses merebut gelar pada tahun kedua. [initial]
(sr/kny)
S8H merupakan ajang balap ketahanan motor tahunan yang digelar di Sirkuit Suzuka, Jepang. Belakangan, ajang tersebut menjadi topik hangat mengingat mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner dipastikan bertandem dengan pebalap World Superbike, Michael van der Mark bersama Honda tahun ini.
Menurut Sport Rider, Yamaha tak ingin kalah menurunkan pebalap kelas dunia di S8H, apalagi tahun ini merupakan ulang tahun mereka yang ke-60. Selain itu, Yamaha terakhir kali menjuarai ajang ini pada tahun 1996, bersama Noriyuki Haga dan Colin Edwards.
Pada tahun 2013, Rossi ingin bertandem dengan Cal Crutchlow untuk turun di ajang tersebut, namun akhirnya mengurungkan diri. Dengan jadwal balap MotoGP yang padat, rasanya sulit turun di sana. Kami tak pernah libur panjang. Sejatinya saya ingin turun bersama Cal, ujar Rossi.
Diskusi Yamaha bersama Rossi dan Lorenzo pun dikabarkan sudah dilakukan, namun keduanya kompak menolak. Rossi sendiri pernah mengikuti ajang ini pada tahun 2000 dan 2001 bersama Edwards, dan sukses merebut gelar pada tahun kedua. [initial]
Baca Juga:
Marc VDS Bidik Juara Moto2 2016 Bareng Marquez
Alex Marquez, Masa Depan Marc VDS Racing
'Terlalu Dini Bandingkan Quartararo dengan Marquez'
Demi MotoGP 2017, KTM Cari Test Rider Hebat
'Peluang Quartararo Juarai Moto3 Hanya Lima Persen'
Marc VDS Bantah Isu Cekcok Rabat-Marquez
'Suzuka Bisa Jadi Latihan Stoner Comeback ke MotoGP'
'Jack Miller Harus Sabar Agar Tak Cedera'
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















