Yamaha Ragu Lorenzo Kembali Balapan, Lebih Pilih Morbidelli
Anindhya Danartikanya | 29 April 2020 13:10
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan bahwa pihaknya sangat meragukan peluang Jorge Lorenzo kembali balapan secara penuh di MotoGP 2021. Selain Lorenzo telah berkali-kali mengaku ogah kembali, Jarvis juga yakin tak ada lagi tempat di Yamaha.
Rumor Lorenzo akan kembali balapan menyeruak usai ia menjadi test rider Yamaha pada Januari lalu. Usai terbukti masih cepat di atas YZR-M1 di uji coba pramusim Malaysia pada awal Februari, ia pun menerima tawaran untuk turun sebagai pebalap wildcard di Catalunya, Spanyol, 5-7 Juni.
Meski begitu, fasilitas wildcard Lorenzo pun kini jadi tak pasti karena seri tersebut ditunda akibat pandemi virus corona. Selain itu, Yamaha juga ragu wildcard ini bakal terwujud di trek lain, karena MotoGP telah meminta tim-tim peserta untuk menekan jumlah kru di paddock jika musim balap bisa digelar mulai akhir Juli nanti.
Sulit Kembali Balapan Semusim Penuh
Jarvis menyatakan ketidakpastian jadwal uji coba dan balapan wildcard Lorenzo semakin memperkecil peluang sang lima kali juara dunia untuk balapan semusim penuh pada 2021. Menurutnya, sangat sulit bagi seorang rider untuk kembali kompetitif setelah setahun sama sekali tak balapan.
"Jorge punya kontrak setahun. Uji coba Sepang membantunya kembali menyatu dengan Yamaha. Tapi ia juga bingung, karena sulit kembali balapan penuh tanpa berkendara. Tadinya ia akan turun sebagai wildcard di Barcelona, tapi kami tak tahu apa bakal diperbolehkan," ujar Jarvis via La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Marca.
Lebih Pilih Franco Morbidelli
Jarvis juga menampik peluang bahwa Lorenzo bisa bertandem kembali dengan Valentino Rossi di Petronas Yamaha SRT, walau tak memungkiri ini ide menarik. Pria asal Inggris ini pun mengaku lebih memilih mempertahankan Franco Morbidelli, juara dunia Moto2 2017 yang masih berusia 25 tahun.
"Vale dan Jorge bertandem lagi bakal menarik, dan untungnya bukan saya yang harus mengatur mereka," gurau Jarvis. "Tapi saya rasa ini sulit diwujudkan. Tujuan utama Petronas adalah mengembangkan generasi muda, dan kami sangat menyukai Franco. Ia ada dalam daftar 'belanja' tim lain, tapi saya harap ia bertahan dengan kami," tutupnya.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Alex Marquez Ogah Dapat Kontrak Baru Tanpa Balapan
Cal Crutchlow Sebut Rival 'Gila' Tetap Latihan Keras Selama Pandemi
Kisah Fabio Quartararo Pernah Tunggu 2 Jam demi Jumpa Valentino Rossi
Yamaha Pede Vinales-Quartararo Bisa Kompak Bekuk Marquez
Valentino Rossi Beber Alasan Tak Ikut Seri Ketiga MotoGP Virtual Race
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















