Yamaha Resmi Tinggalkan Mesin Inline 4 Usai 24 Tahun, Beralih ke V4 di MotoGP 2026
Anindhya Danartikanya | 16 November 2025 22:03
Bola.net - Yamaha Motor Company resmi mengumumkan bahwa motor MotoGP mereka, YZR-M1, bakal menanggalkan mesin berkonsep inline 4 usai 24 tahun. Pada 2026, motor ini akan beralih memakai konsep mesin V4, mengikuti empat pabrikan lainnya, yakni Ducati, Aprilia, KTM, dan Honda.
Mesin inline 4 telah disematkan ke M1 sejak MotoGP bergulir pada 2002. Terhitung sampai Seri Valencia 2025, mesin ini telah menjalani 429 Grand Prix, mengoleksi 125 kemenangan dan lebih dari 350 podium, serta 8 gelar pembalap bersama 3 rider, 5 gelar konstruktor, 7 gelar tim, dan 5 gelar Triple Crown.
Sayangnya, setelah Fabio Quartararo menjuarai MotoGP 2021, performa mesin inline 4 terus menurun. Mesin itu puasa kemenangan sejak MotoGP Jerman 2022. Pada pertengahan 2024, gagasan mengganti mesin inline 4 dengan mesin V4 pun tercetus demi membawa Yamaha kembali ke puncak.
Dikembangkan Andrea Dovizioso dan Augusto Fernandez

Mesin V4 mulai dikembangkan awal musim ini, mengandalkan dua test rider Yamaha, yakni tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, dan juara dunia Moto2 2022, Augusto Fernandez. Quartararo, Alex Rins, dan Jack Miller sudah menjajal mesin ini dalam tes tertutup di Misano, Italia, beberapa bulan lalu.
Konfigurasi baru ini diperkirakan memberikan akselerasi dan stabilitas pengereman yang lebih baik, dan proses adaptasi yang lebih cepat terhadap ban dan aerodinamika terbaru. Proses pengembangan cepat sepanjang 2025 mencerminkan komitmen Yamaha untuk berada di garis terdepan teknologi MotoGP.
Balapan utama di Valencia, Spanyol, Minggu (16/11/2025), menjadi balapan terakhir bagi inline 4 Yamaha di MotoGP. Quartararo, Rins, Miller, dan Toprak Razgatlioglu pun akan mengendarai M1 bermesin V4 dalam tes pascamusim di Valencia pada Selasa, 18 November 2025.
Pernyataan Resmi Takahiro Sumi - General Manager Motor Sports Development Division Yamaha
"Mesin inline 4 telah menjadi inti dari filosofi Yamaha selama beberapa dekade. Mesin ini menghadirkan kemenangan-kemenangan yang tak terlupakan dan membentuk reputasi kami dalam presisi dan kontrol. Kami bangga atas pencapaian mesin ini dan para pembalap yang mencetak sejarah dengannya, karena merekalah yang bersama-sama membentuk warisan balap kami.
"Namun, MotoGP terus berkembang, dan kami harus berkembang bersama. V4 mewakili babak baru bagi Yamaha, babak yang memadukan 'Spirit of Challenge' kami dengan DNA balap serta solusi teknis yang diperlukan untuk bersaing di level tertinggi.
"Tujuan kami tetap sama: memberikan kepada para pembalap motor terbaik untuk menang dan menghadirkan perasaan 'Kando'* kepada para penggemar di seluruh dunia."
*) Kando adalah kata dalam bahasa Jepang yang menggambarkan kepuasan dan kegembiraan mendalam ketika menemukan sesuatu yang memiliki nilai, kualitas, dan performa luar biasa.
Pernyataan Resmi Massimo Bartolini - Direktur Teknis Yamaha Factory Racing
"Keputusan mengadopsi mesin V4 bukan keputusan yang diambil dengan mudah. Seperti yang dapat Anda bayangkan, proses pengembangannya sangat luas. Kami menganalisis setiap aspek performa, mulai dari akselerasi hingga perilaku motor di tikungan, dan menyimpulkan konfigurasi ini memberikan perbedaan yang kami harapkan, sehingga kami punya potensi menerjemahkannya menjadi keunggulan.
"Wildcard 2025 mengonfirmasi ekspektasi kami: V4, meski masih dalam tahap awal pengembangan, sudah memberikan apa yang kami butuhkan untuk mengambil langkah lebih jauh dan kembali bersaing di level tertinggi.
"Peralihan dari inline 4 ke V4 adalah lompatan besar bagi Yamaha, dan kami bersemangat untuk terus menyempurnakan paket ini menjelang musim 2026 dan sepanjang musim demi membuka potensi penuhnya.
"Perubahan ke konfigurasi V4 juga merupakan langkah strategis, karena memungkinkan kami mempersiapkan diri untuk regulasi teknis 2027, ketika tata letak mesin ini akan memberikan keuntungan dalam rancangan motor dan pengembangan aerodinamika."
Sumber: Yamaha Motor Racing
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
-
Bos Wasit Serie A Minta Maaf Usai Kesalahan di Laga Inter Milan vs Juventus
Liga Italia 15 Februari 2026, 19:42
-
Hasil Arema FC vs Semen Padang: Singo Edan Menang Telak 3-0 di Kanjuruhan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 18:36
LATEST UPDATE
-
Jadi Manajer Terbaik EPL Edisi Januari 2026, Michael Carrick Pilih Merendah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 23:33
-
Cesc Fabregas Murka, Sarankan Alvaro Morata Ganti Karier Usai Dapat Kartu Merah di Como
Liga Italia 15 Februari 2026, 23:24
-
Trent Alexander-Arnold Tampil Tokcer Lawan Sociedad, Bos Real Madrid: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:38
-
Liverpool Bisa Juara FA Cup 2025/2026, Kuncinya Ada di Pemain Ini
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:28
-
Harapan Virgil van Dijk untuk Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:24
-
Bukan Tottenham, Enzo Maresca Bakal Jadi Manajer Manchester City Berikutnya?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 22:14
-
Kesalahan Mahal Dean Huijsen Tidak Mengurangi Kepercayaan Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 22:10
-
Ruang Ganti MU Satu Suara: Harry Maguire Harus Diberi Kontrak Baru!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:58
-
Tempat Menonton Napoli vs Roma: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:44
-
Setelah Thomas Tuchel, Carlo Ancelotti Juga Tolak Latih Manchester United?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:38
-
Tempat Menonton Arsenal vs Wigan Athletic: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 15 Februari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Bawa Pulang Kemenangan
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 21:13
-
Hasil Udinese vs Sassuolo: Jay Idzes Main Penuh Bawa Timnya Comeback 2-1
Liga Italia 15 Februari 2026, 21:04
-
Sudah Unggul, Nyaris Buyar! 5 Pelajaran Penting AC Milan usai Drama di Kandang Pisa
Liga Italia 15 Februari 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
