Zarco-Mir Tolak Jadi Tandemnya di Honda, Marquez Beri Tanggapan
Anindhya Danartikanya | 27 September 2018 14:45
- Penolakan Johann Zarco dan Joan Mir untuk membela Repsol Honda memang ramai berbulan-bulan lalu, namun Marc Marquez baru-baru ini akhirnya memberikan tanggapan mengenai hal tersebut. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama El Confidencial di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu.
Bukan rahasia lagi bahwa rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Moto2 sekaligus juara dunia Moto3 2017, Joan Mir sempat diincar Repsol Honda untuk menggantikan Dani Pedrosa. Meski begitu, rider berusia 20 tahun ini menolaknya dan memilih bergabung dengan Suzuki Ecstar untuk bertandem dengan Alex Rins.
Penolakan Mir pun membuat Repsol Honda beralih kepada Zarco, yang ternyata juga menolak tawaran tersebut. Menurut juara dunia Moto2 2015-2016 ini, seorang rider takkan bisa menjadi juara selama ia mengendarai motor yang sama dengan Marquez. Atas alasan ini, ia akhirnya memilih hijrah ke Red Bull KTM Factory Racing.
Kadang Rider Tak Suka Tekanan

Batal bertandem dengan Zarco maupun Mir, Marquez pun akan satu tim dengan rival beratnya selama ini, Jorge Lorenzo. Rider berusia 25 tahun ini akhirnya memberikan tanggapan soal rider-rider yang tak mau bertandem dengannya, dan menilai apakah memang lebih baik menghindari berbagi tim dengannya.
"Tergantung bagaimana Anda memandangnya. Kadang, pebalap tak suka merasakan tekanan. Anda tahu Anda akan berada di garasi di mana ada rider lain yang kerap menang, dan Anda akan tahu bahwa finis keempat atau kelima akan menjadi hasil yang buruk. Anda juga merasa harus naik podium di setiap balapan," ujar Marquez.
"Hidup dalam tekanan seperti itu kadang tak terasa menyenangkan dan mungkin hidup Anda bakal lebih mudah bila membela pabrikan lain di mana Anda tahu bahwa finis kelima bagaikan kemenangan dan merupakan hasil baik, mungkin karena motornya belum siap. Di lain sisi, jika Anda datang kemari (Repsol Honda), Anda tahu motor kami sudah siap untuk menang," lanjutnya.
Juga Pernah Tertekan

Marquez juga mengaku cukup memaklumi keputusan Mir menolak tawaran Repsol Honda, karena ia sendiri pernah merasakan tekanan saat masih berstatus debutan. Marquez yang naik ke MotoGP pada 2013 lalu, sempat terbebani ketika dihadapkan kenyataan bahwa ia harus bertandem dengan Pedrosa.
"Saat saya datang pada 2013, apakah Anda pikir saya tak berpikir begitu? Saya datang dan ada Dani Pedrosa, rider yang sudah berada di tim kami selama delapan musim, dan situasinya normal: segalanya difokuskan kepada Dani. Tapi saya harus percaya pada diri sendiri dan meraih kekuatan berdasarkan hasil," pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Athletic Club vs Sporting - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Pafos vs Slavia Praha - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:17
-
Live Streaming Ajax vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:16
-
Live Streaming Club Brugge vs Marseille - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Villarreal - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:14
-
Live Streaming PSV vs Bayern - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:10
-
Live Streaming Liverpool vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:09
-
Live Streaming PSG vs Newcastle - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:08
-
Live Streaming Man City vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:07
-
Live Streaming Arsenal vs Kairat - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:06
-
Live Streaming Barcelona vs Copenhagen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:05
-
Live Streaming Monaco vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:04
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04







