Aku Memelukmu, Gattuso: Surat Terbuka Marcello Lippi Jelang Duel Hidup Mati Italia vs Irlandia Utara

Afdholud Dzikry | 26 Maret 2026 10:20
Aku Memelukmu, Gattuso: Surat Terbuka Marcello Lippi Jelang Duel Hidup Mati Italia vs Irlandia Utara
Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso usai laga melawan Israel di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Marcello Lippi akhirnya angkat bicara saat Timnas Italia menghadapi tantangan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 lewat jalur playoff. Lewat pesan emosional di La Gazzetta dello Sport, ia menyapa Gennaro Gattuso bukan sekadar pelatih, tetapi murid yang ia banggakan.

Laga melawan Irlandia Utara di Bergamo, Jumat (27/3/2026) dini hari, pada semifinal playoff Piala Dunia menjadi titik penting. Bagi Lippi, ini bukan sekadar duel taktik, melainkan pertaruhan harga diri bangsa.

Advertisement

Dua kegagalan beruntun menuju Piala Dunia masih membekas. Luka itu kini coba disembuhkan oleh tangan Gattuso di pinggir lapangan.

Di tengah tekanan, Lippi melihat sesuatu yang familiar. Sosok Gattuso mengingatkannya pada masa kejayaan Italia.

Momen itu membawa ingatan kembali ke 2006. Saat keduanya berdiri bersama di puncak dunia.

"Aku memelukmu, Rino. Kamu adalah salah satu murid terbaikku, kita memenangkan Piala Dunia bersama, kita adalah sebuah tim," tulis Lippi.

1 dari 4 halaman

Pujian Pada Gattuso

Pujian Pada Gattuso

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso dalam konferensi pers jelang playoff Piala Dunia 2026 melawan Irlandia Utara, 25 Maret 2026. (c) Lapresse via AP

Bagi Lippi, Gattuso bukan sekadar pelatih baru Italia. Ia adalah refleksi dari dirinya di masa lalu.

Kesamaan itu terlihat jelas dari pinggir lapangan. Karakter, pendekatan ke pemain, hingga visinya terasa begitu dekat.

Ada ikatan yang tak terucap, tetapi terasa kuat. Lippi melihat api lama itu kembali menyala dalam diri Gattuso.

"Di pinggir lapangan, kamu sangat mengingatkanku pada diriku sendiri: dalam karakter, hubunganmu dengan pemain, hingga visimu. Kamu mengingatkanku pada... Lippi," ungkapnya.

Keyakinan itu tidak datang tanpa alasan. Lippi percaya proses yang dijalani Gattuso akan segera berbuah hasil.

"Kamu layak mendapatkan yang terbaik atas gairah luar biasa yang selalu kamu curahkan dalam segala hal, baik di lapangan, sebagai pelatih, maupun dalam hidup," tegasnya.

2 dari 4 halaman

Validasi di Tengah Tekanan Besar

Validasi di Tengah Tekanan Besar

Tim Italia berpose sebelum kickoff melawan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 17 November 2025. (c) AP Photo/Luca Bruno

Dukungan Lippi hadir di waktu yang sangat menentukan. Italia butuh lebih dari sekadar strategi untuk bertahan.

Pertandingan di Bergamo menjadi ujian mental sekaligus teknis. Seluruh tekanan kini bertumpu pada Gattuso.

Namun, restu dari Lippi memberi makna berbeda. Itu bukan sekadar dukungan, melainkan validasi dari sosok yang pernah membawa Italia juara dunia.

"Di pinggir lapangan kamu sangat mengingatkanku pada diriku sendiri. Kamu mengingatkanku pada... Lippi," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Gairah yang Menghidupkan Kembali Azzurri

Gairah yang Menghidupkan Kembali Azzurri

Selebrasi Francesco Pio Esposito bersama rekan setimnya usai mencetak gol di laga Italia melawan Moldova di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Aurel Obreja

Lippi menilai kekuatan utama Gattuso bukan pada taktik semata. Ada energi yang ia tularkan ke seluruh tim.

Italia membutuhkan sosok dengan keberanian dan totalitas tinggi. Terutama setelah kegagalan pahit di dua edisi sebelumnya.

Gattuso, dalam pandangan Lippi, membawa kembali identitas itu. Ia bekerja tanpa lelah untuk menghidupkan semangat lama.

"Kamu layak mendapatkan yang terbaik untuk gairah besar yang selalu kamu berikan," imbuh Lippi.

Optimisme itu perlahan menyebar di dalam tim. Harapan mulai tumbuh di tengah tekanan yang menghimpit.

"Kita semua bersamamu, dan kita akan pergi ke Piala Dunia bersama. Kita akan berhasil," pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Misi Mengakhiri Trauma Panjang

Misi Mengakhiri Trauma Panjang

Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

Bagi Italia, ini lebih dari sekadar tiket turnamen. Ini tentang mengakhiri absensi yang menyakitkan.

Lippi melihat Gattuso sebagai jawaban atas kegagalan masa lalu. Bukan hanya karena taktik, tetapi karena karakter.

Ia menilai hubungan Gattuso dengan pemain menjadi fondasi kebangkitan. Kombinasi ketegasan dan kedekatan kembali terlihat jelas.

"Kamu berhak atas kualifikasi ini karena gairah luar biasa yang selalu kamu tunjukkan, di lapangan maupun dalam hidup," pujinya.

Sentimen ini menyebar cepat, mengubah ketegangan di Bergamo menjadi gelombang optimisme. Sang pelatih legendaris yakin, dengan karakter kuat yang dimiliki Gattuso, Italia tidak akan lagi mengulangi kesalahan masa lalu dan akan terbang ke Kanada, Meksiko, serta Amerika Serikat.

"Kita akan berhasil," tegas Lippi mengakhiri narasinya.

LATEST UPDATE