Analisis Grup F Piala Dunia 2026: Misi Besar Belanda, Jepang Bukan Lagi Kuda Hitam!
Asad Arifin | 10 Juni 2026 19:14
Bola.net - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan tantangan besar bagi Timnas Belanda. Tiga kali menjadi runner-up tanpa pernah mengangkat trofi membuat Oranje datang dengan misi menghapus salah satu kutukan terbesar dalam sejarah sepak bola.
Belanda tergabung di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia. Di atas kertas, mereka menjadi unggulan utama untuk finis sebagai juara grup dan melaju ke babak gugur.
Namun, jalan menuju fase berikutnya dipastikan tidak akan mudah. Jepang telah membuktikan mereka bukan kuda hitam, akan tetapi kekuatan besar dari Asia. Swedia dan Tunisia memiliki karakter permainan yang bisa merepotkan siapa pun.
Persaingan di Grup F berpotensi menjadi salah satu yang paling menarik pada fase grup Piala Dunia 2026. Empat tim datang dengan ambisi besar dan peluang yang relatif terbuka untuk bersaing memperebutkan tiket lolos.
Jepang

Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan reputasi yang terus meningkat. Samurai Biru menjadi negara pertama yang lolos melalui jalur kualifikasi selain tiga tuan rumah turnamen.
Pencapaian di Piala Dunia 2022 masih menjadi referensi utama kekuatan Jepang. Saat itu mereka sukses mengalahkan Jerman dan Spanyol dalam salah satu kejutan terbesar di fase grup.
Mayoritas pemain inti Jepang kini berkarier di Eropa. Pengalaman bermain di kompetisi elite membuat kualitas individu dan pemahaman taktik mereka semakin matang.
Kaoru Mitoma, Hiroki Ito, dan sejumlah pemain muda lainnya diharapkan menjadi motor permainan tim. Jika mampu mempertahankan disiplin dan efektivitas seperti di Qatar, Jepang bisa menjadi pesaing utama Belanda dalam perebutan posisi teratas grup.
Belanda

Belanda masih membawa status sebagai salah satu negara terbesar yang belum pernah menjuarai Piala Dunia. Tiga kekalahan di final pada edisi 1974, 1978, dan 2010 menjadi bagian dari sejarah panjang yang ingin mereka akhiri.
Ronald Koeman kembali dipercaya memimpin Oranje dalam upaya meraih kejayaan. Legenda sepak bola Belanda itu memiliki pengalaman besar baik sebagai pemain maupun pelatih tim nasional.
Skuad Belanda saat ini dihuni banyak pemain berkualitas yang tampil di level tertinggi Eropa. Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders, dan Cody Gakpo menjadi fondasi utama kekuatan tim.
Meski begitu, sejumlah pengamat menilai generasi saat ini belum semewah era sebelumnya. Karena itu, konsistensi dan kolektivitas permainan akan menjadi faktor kunci bagi Belanda untuk memenuhi status favorit di Grup F.
Tunisia

Tunisia kembali mencoba memecahkan batas yang selama ini sulit mereka lewati. Dalam enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia, wakil Afrika Utara itu belum pernah lolos dari fase grup.
Pada edisi 2022, Tunisia nyaris menciptakan sejarah. Mereka bahkan mampu mengalahkan Prancis 1-0, tetapi hasil tersebut belum cukup untuk membawa mereka ke babak gugur.
Kini, Tunisia datang dengan pelatih baru Sabri Lamouchi yang ditunjuk setelah kegagalan di Piala Afrika. Ia mendapat tugas membangun tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan di Amerika Utara.
Salah satu pemain yang layak mendapat perhatian adalah Khalil Ayari. Penyerang muda berusia 21 tahun yang musim ini bergabung dengan PSG itu diproyeksikan menjadi salah satu senjata utama Tunisia pada Piala Dunia 2026.
Swedia

Swedia menempuh jalan berliku untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2026. Mereka harus melewati babak play-off setelah menjalani fase kualifikasi yang jauh dari kata meyakinkan.
Pergantian pelatih menjadi salah satu titik balik penting bagi tim ini. Graham Potter dipercaya memimpin Swedia dan berhasil membawa mereka melewati Ukraina serta Polandia dalam perjalanan menuju Piala Dunia.
Kualitas individu Swedia sebenarnya tidak bisa diremehkan. Alexander Isak dan Viktor Gyokeres merupakan dua penyerang yang tampil produktif di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir.
Selain itu, ada pula talenta muda seperti Lucas Bergvall dan Anthony Elanga yang siap memberikan warna baru. Kombinasi pengalaman dan energi muda membuat Swedia berpotensi menjadi kuda hitam di Grup F.
Sumber: AP News
Klasemen Grup E Piala Dunia 2026
Baca Ini Juga
Thomas Tuchel Ungkap Kondisi Kebugaran Bukayo Saka Jelang Piala Dunia 2026: Bakal Dapat Perhatian Khusus
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan 12 Juni 2026
Belum Saatnya Perpisahan, Cristiano Ronaldo Masih Fokus Bersama Portugal
Hasil Argentina vs Islandia: Lionel Messi Cetak Gol, Albiceleste Berpesta
Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Siaran Langsung TVRI dan Live Streaming Fola Play
Hasil Senegal vs Arab Saudi: Nihil Gol, Nicolas Jackson Diusir Jelang Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina 13 Juni 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
-
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:41
-
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Bola Indonesia 10 Juni 2026, 19:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina 13 Juni 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59













