Demi Jerman, Loew Harus Ubah Gaya Kepemimpinannya
Editor Bolanet | 13 Juli 2018 09:56
- Kegagalan mutlak Jerman di Piala Dunia 2018 membuat mereka harus merombak tim secara besar-besaran. Dan menurut sang mantan pemain, Philipp Lahm, perubahan harus dimulai dari gaya kepemimpinan sang pelatih, Joachim Loew.
Seperti yang diketahui, Jerman terdepak dari Rusia setelah mendapatkan rangkaian hasil buruk di fase grup. Bahkan, Thomas Muller dkk takluk di tangan wakil Asia, Korea Selatan, yang sebelumnya sudah dinyatakan tersingkir dengan skor 2-0.
Prestasi tersebut jelas berbanding terbalik dengan apa yang mereka torehkan saat seri tahun 2014 silam. Di bawah pelatih serta materi skuat yang tidak jauh berbeda dengan sekarang, Die Panzer sukses menjadi juara usai menang atas Argentina 1-0. (goal/yom)
1 dari 3 halaman
Ubah Gaya Memimpin

Saya yakin Jogi Low harus mengubah gaya kepemimpinannya jika dia ingin sukses lagi dengan generasi baru timnas, tulis Lahm di LinkedIn.
Ini bukan tanda kelemahan, melainkan perkembangan lebih lanjut. Dia harus menunjukkan kepada orang-orang bahwa mereka bertanggung jawab pada keseluruhan tim, lanjutnya.
2 dari 3 halaman
Harus Lupakan yang Lalu

Tim kepelatihan bergantung pada fakta bahwa budaya kesuksesan kepemimpinan di masa lalu sudah cukup untuk mengulang keberhasilan sekali lagi, tambah Lahm.
[Low] harus membangun budaya yang lebih ketat dan jelas dari yang dulu, pungkasnya.
Lahm merupakan salah satu bagian dari kesuksesan Jerman di bawah Loew pada tahun 2014 lalu. Beberapa saat setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia, Lahm memutuskan untuk gantung sepatu di tingkat internasional pada umur 30 tahun.
3 dari 3 halaman
Saksikan Juga Video Ini

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
-
Man of the Match Jerman vs Paraguay: Orlando Gill
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:53
-
Hasil Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Kalah Adu Penalti
Piala Dunia 30 Juni 2026, 06:32
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














