Deretan Top Skorer Piala Dunia yang Gagal Antar Negaranya Jadi Juara
Anindhya Danartikanya | 14 Desember 2022 11:57
Bola.net - Menjebol gawang lawan berkali-kali dan bahkan menjadi top skorer di Piala Dunia tak memberi jaminan bahwa seorang pesepak bola bisa membawa negaranya menjadi juara. Hal ini pun sudah terbukti dalam beberapa edisi pesta bola terakbar yang digelar empat tahun sekali itu.
Dalam empat edisi terakhir, pemain yang menyabet predikat top skorer uniknya tak berasal dari tim juara. Pemain terakhir yang meraih sepatu emas sekaligus membawa timnya jadi juara adalah Ronaldo Nazario di Piala Dunia 2002 alias dua dekade lalu.
Pada Piala Dunia 2022, ada pun tiga pemain yang berpeluang menjadi top skorer sekaligus membantu timnya juara. Mereka adalah Lionel Messi dan Kylian Mbappe dengan torehan lima gol, serta Olivier Giroud yang mencetak empat gol.
Lantas, siapa saja peraih sepatu emas Piala Dunia yang gagal memberikan gelar juara untuk negaranya? Berikut ini enam di antaranya.
Harry Kane (2018)

Harry Kane menjadi pemain paling subur di Piala Dunia 2018. Pemain Timnas Inggris itu tercatat mencetak enam gol.
Rincian gol yang dicetak Kane adalah lima pada penyisihan grup dan satu pada fase gugur. Sayangnya ketajaman Kane tak mampu membantu Inggris juara.
Tim Tiga Singa mencapai semifinal pada Piala Dunia 2018, tetapi kalah 1-2 dari Kroasia.
James Rodriguez (2014)

James Rodriguez tampil mengesankan bersama Timnas Kolombia pada Piala Dunia 2014. James berhasil meraih sepatu emas setelah menjadi pemain paling tajam pada turnamen di Brasil itu.
Eks gelandang Real Madrid tersebut tercatat mencetak enam gol sepanjang Piala Dunia 2014. Rinciannya adalah tiga gol pada penyisihan grup dan tiga lainnya pada fase gugur.
Ketajaman James tak mampu memberikan prestasi pada Kolombia. Laju Kolombia ketika itu terhenti pada perempat final setelah kalah 1-2 dari Brasil.
Diego Forlan, Thomas Muller, dan Wesley Sneijder (2010)

Perburuan sepatu emas Piala Dunia 2010 sangat sengit. Sebanyak empat pemain menyandang status top skorer bersama, karena masing-masing mencetak lima gol.
Mereka adalah Diego Forlan (Uruguay), Thomas Muller (Jerman), dan Wesley Sneijder (Belanda). Namun, ketiga negara yang mereka bela tak ada yang jadi juara.
Gelar juara justru diraih David Villa bersama Timnas Spanyol. David Villa ketika itu juga mencetak lima gol pada Piala Dunia 2010.
Miroslav Klose (2006)

Miroslav Klose meraih penghargaan sepatu emas Piala Dunia 2006. Pencapaian itu didapat Klose setelah mencetak lima gol sepanjang turnamen di Jerman tersebut.
Rincian ketajaman Klose adalah empat gol pada banyak penyisihan dan satu gol pada perempat final. Namun, ketika itu Jerman gagal menjadi juara.
Perjuangan Timnas Jerman terhenti pada semifinal setelah kalah 0-2 dari Italia. Jerman kemudian meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Portugal dengan skor 3-1.
Davor Suker (1998)

Davor Suker menjadi pemain paling tajam di Piala Dunia 1998. Ketika itu, Suker mencetak enam gol pada turnamen yang digelar di Prancis tersebut.
Davor Suker mencetak dua gol pada babak penyisihan dan masing-masing satu gol pada 16 besar, perempat final, dan semifinal. Sayangnya, langkah Kroasia terhenti pada semifinal setelah kalah 1-2 dari Prancis.
Kroasia kemudian meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Belanda dengan skor 2-1. Davor Suker juga mencetak satu gol pada duel perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 1998 itu.
Dapatkan jadwal lengkap dan siaran langsung televisi Piala Dunia 2022 pada tautan ini
Semua pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar akan disiarkan di EMTEK Group yang meliputi SCTV, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola, dan Vidio.
Disadur dari: Bolacom (Zulfirdaus Harahap) | Dipublikasi: 14 Desember 2022
Baca juga:
Griezmann Dianggap Campuran Zidane dan Platini, Sepakat Gak Nih?
Modric, Kroasia, Jangan Bersedih, Masih Ada Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2022
Prestasi Gemilang Argentina di Semifinal Piala Dunia: 100% Menang
Rekor Argentina di Final Piala Dunia: Capai Final Keenam, Baru Dua Kali Juara, Terakhir Juara 1986
Lionel Messi vs Josko Gvardiol: Sihir Si Alien Terlalu Kuat untuk Ditangkal Bek Terbaik di Piala Dun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




