Donnarumma Blak-blakan Cara Gattuso Ubah Italia dari Tim 'Berantakan' jadi Solid
Afdholud Dzikry | 15 Oktober 2025 10:38
Bola.net - Kapten Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, mengungkap peran sentral pelatih Gennaro Gattuso di balik kebangkitan Azzurri. Menurutnya, karakter dan "rasa lapar" sang allenatore telah menular ke seluruh skuad.
Italia memang menunjukkan wajah yang berbeda sejak ditangani oleh Gattuso. Mereka berhasil menyapu bersih empat laga dengan catatan 16 gol, dan kini sukses mengamankan tiket play-off Piala Dunia.
Donnarumma memberikan testimoni dari dalam ruang ganti. Ia menjelaskan bagaimana Gattuso berhasil membangun hubungan yang kuat dengan semua pemain, baik inti maupun cadangan.
Ini adalah kisah tentang efek magis seorang pelatih. Sebuah perubahan mentalitas yang mengubah tim dari "berantakan" menjadi solid dan penuh determinasi.
Rapor Sempurna Gattuso

Di bawah asuhan Gennaro Gattuso, Timnas Italia tampil sempurna. Mereka memenangkan empat dari empat pertandingan yang telah dijalani.
Produktivitas gol pun sangat mengesankan, di mana Azzurri mampu mencetak 16 gol dan hanya kebobolan lima. Donnarumma mengaku sangat puas dengan kinerja sang pelatih.
"Saya sangat senang dengan pekerjaan yang dilakukan pelatih," ujar Donnarumma kepada Sky Sport Italia.
"Dia memiliki karakter yang luar biasa ini, menularkan rasa lapar, determinasi, dan cara pandangnya terhadap sepak bola," pujinya.
Hubungan Kuat dengan Semua Pemain
Salah satu kunci sukses Gattuso adalah kemampuannya dalam manajemen pemain. Ia dikenal mampu membangun hubungan personal yang kuat dengan seluruh anggota tim.
Donnarumma menyebut bahwa Gattuso tidak pernah membedakan pemain inti dan cadangan. Hal ini terbukti dari determinasi tinggi yang juga ditunjukkan oleh para pemain pengganti saat masuk ke lapangan.
"Saya melihat tim yang bagus, determinasi yang nyata juga dari mereka yang masuk dari bangku cadangan," kata Donnarumma.
"Dia memiliki hubungan baik dengan semua orang, entah mereka ada di starting XI atau tidak, dan itu sangat penting," tegasnya.
Filosofi Menyerang yang Mulai Tertanam
Gennaro Gattuso datang dengan filosofi permainan yang jelas. Ia ingin Italia tampil menyerang dan mendominasi penguasaan bola.
Meskipun prosesnya masih di tahap awal, Donnarumma merasa tim sudah mulai menunjukkan perkembangan. Para pemain siap untuk terus belajar dan beradaptasi dengan gaya permainan sang pelatih.
"Dia punya hubungan yang kuat dengan kami semua, ingin menyerang dan mengontrol permainan," jelas kiper Manchester City tersebut.
"Kami baru saja mulai bekerja dengannya, jadi kami bisa terus berkembang. Kami siap untuk bulan November dan kemudian untuk babak play-off," imbuhnya.
Kontras dengan Tim yang 'Berantakan'
Perubahan positif di era Gattuso terasa semakin signifikan jika dibandingkan dengan era sebelumnya. Donnarumma bahkan secara tersirat menyebut tim sempat "berantakan" saat kalah dari Norwegia.
Kekalahan itulah yang menjadi titik terendah sekaligus pengingat betapa pentingnya setiap laga. Kini, dengan semangat baru, mereka siap menebus kesalahan masa lalu.
"Saya tadi berbicara dengan tim, Anda tidak boleh salah dalam satu pertandingan pun sekarang, atau Anda akan langsung berakhir di play-off," ungkapnya.
"Tentu saja, saya akan senang sekali jika bisa memainkan laga itu lagi, karena kami seperti tim yang berbeda, kami benar-benar berantakan," tutup Donnarumma.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Jalur Neraka Timnas Italia Menuju Piala Dunia 2026: Kutukan Playoff dan Trauma Masa Lalu
- Rekap Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tadi Malam: Inggris Pastikan Tiket, Italia Terus Buru Kelolosan Otomatis
- Hasil Italia vs Israel: Retegui Gacor, Azzurri Menang Telak dan Amankan Spot Playoff ke Piala Dunia 2026
- Kemenangan akan Membuat Italia Memangkas Jarak dengan Norwegia Sekaligus Memastikan Israel Gagal ke Piala Dunia 2026
- Skenario Krusial Italia vs Israel: Azzurri Berjuang Lolos Piala Dunia 2026 di Tengah Dominasi Haaland
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah Dramatis dari Man Utd di Emirates, Saka Keluhkan Performa tak Maksimal Arsenal
Liga Inggris 26 Januari 2026, 13:17
-
Bawa Man Utd Sikat Arsenal, Apa Kabar Kondisi Patrick Dorgu?
Liga Inggris 26 Januari 2026, 12:56
-
Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 12:23
-
Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:41
-
Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
-
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:16
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 26 Januari 2026, 18:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




