Duet Isak dan Gyokeres Bakal Makin Mengerikan di Piala Dunia 2026
Afdholud Dzikry | 20 Juni 2026 21:24
Bola.net - Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengirim sinyal tegas ke para pesaing di Piala Dunia 2026. Ia menilai duet Alexander Isak dan Viktor Gyokeres akan semakin berbahaya seiring berjalannya turnamen, terutama menjelang laga Grup F melawan Belanda di Houston, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB.
Swedia memang langsung mencuri perhatian setelah menghancurkan Tunisia 5-1 pada laga pembuka. Di pertandingan itu, Isak dan Gyokeres sama-sama mencetak gol, meski keduanya baru benar-benar bermain bersama untuk kedua kalinya dalam setahun terakhir.
Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Cedera dan masalah kebugaran sempat membuat Isak absen cukup lama, sehingga duet ini jarang bisa terbentuk secara konsisten. Namun, ketika keduanya kembali berada di lapangan, efeknya langsung terasa dan memunculkan banyak pembicaraan soal potensi mereka sebagai salah satu lini depan paling berbahaya di turnamen.
Meski begitu, Potter tidak ingin larut dalam pujian berlebihan. Ia memilih tetap tenang dan menilai kekuatan Swedia bukan soal label atau perbandingan dengan tim lain, melainkan efektivitas di dalam sistem permainan.
Fokus Membangun Tim

Potter menegaskan bahwa ia tidak terlalu memikirkan status Isak dan Gyökeres sebagai duet terbaik atau bukan. Baginya, yang lebih penting adalah keduanya bisa menjadi solusi utama Swedia di lini serang.
Tantangan sebenarnya justru ada pada bagaimana tim menjaga keseimbangan permainan agar dua striker itu bisa maksimal. Potter menilai karakter keduanya berbeda, dan justru itu yang bisa membuat Swedia lebih sulit ditebak.
“Jawabannya, saya tidak tahu. Saya belum melihat cukup banyak pemain lain, jadi itu bukan hal yang terlalu penting,” kata Graham Potter.
“Mereka adalah yang terbaik untuk kami, itu yang paling penting. Kami senang dengan mereka. Secara individu mereka pemain hebat dengan kualitas dan atribut yang berbeda. Tugas kami adalah membuat tim bekerja dengan baik, membantu mereka menikmati permainan, dan kalau itu terjadi, mereka bisa jadi ancaman untuk siapa pun,” lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.
Sikap Waspada Menghadapi Ketangguhan Timnas Belanda
Di laga berikutnya, Swedia akan menghadapi ujian yang jauh lebih berat. Belanda datang dengan rekor panjang tak terkalahkan di fase grup Piala Dunia, mencapai 17 pertandingan.
Tim asuhan Ronald Koeman juga punya motivasi tambahan setelah ditahan imbang Jepang 2-2 di Dallas. Hasil itu membuat mereka diprediksi tampil lebih agresif saat menghadapi Swedia.
Potter sendiri tidak menutup mata terhadap kekuatan lawan. Ia menyebut Belanda sebagai salah satu tim terkuat di Grup F, bahkan termasuk kandidat juara turnamen.
“Kami harus berkembang kalau ingin mendapatkan hasil dari pertandingan ini. Melawan Tunisia kami bermain bagus dan menang, tapi dengan segala hormat, ini level yang berbeda. Mereka salah satu tim terbaik di grup dan juga salah satu favorit juara,” ujar Graham Potter.
Kini Swedia memilih bersikap realistis dan fokus pada persiapan dari hari ke hari. Jika Isak dan Gyökeres kembali menemukan ritme terbaiknya, mereka tetap punya peluang untuk mengganggu dominasi Belanda di laga yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Liverpool Punya Starting XI Menjanjikan, tapi Kedalaman Skuad Masih Mengkhawatirkan
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
-
Link Live Streaming Brentford vs Chelsea 19 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 23:40
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
-
Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
Basket 18 September 2026, 22:38
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



