Gagal Bawa Inggris ke Final Piala Dunia 2026, Bagaimana Nasib Thomas Tuchel?

Asad Arifin | 16 Juli 2026 18:13
Gagal Bawa Inggris ke Final Piala Dunia 2026, Bagaimana Nasib Thomas Tuchel?
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel (c) AP Photo/Julio Cortes

Bola.net - Kekalahan Inggris dari Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 memunculkan pertanyaan mengenai masa depan Thomas Tuchel. The Three Lions gagal menjaga keunggulan dan akhirnya menyerah 1-2, sehingga impian tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966 kembali tertunda.

Hasil tersebut membuat Tuchel menjadi sasaran kritik, terutama terkait keputusan pergantian pemain pada fase akhir pertandingan. Setelah Anthony Gordon membawa Inggris unggul, Argentina mampu membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.

Advertisement

Meski tekanan publik meningkat, posisi Tuchel sebagai pelatih kepala ternyata tidak berada dalam ancaman. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) justru memastikan tetap memberikan kepercayaan kepada pelatih asal Jerman tersebut.

Dukungan itu sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan pergantian pelatih setelah Piala Dunia 2026. Tuchel diproyeksikan tetap memimpin Inggris dalam persiapan menuju Euro 2028 yang akan digelar di Inggris, Wales, Skotlandia, dan Republik Irlandia.

1 dari 2 halaman

FA Tetap Percaya kepada Thomas Tuchel

FA Tetap Percaya kepada Thomas Tuchel

Pelatih Inggris Thomas Tuchel (kiri) berbicara dengan pemain Inggris Jude Bellingham dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Thomas Tuchel datang ke Inggris pada Januari 2025 dengan target utama membawa The Three Lions meraih gelar juara Piala Dunia. Sebulan kemudian, tepatnya pada Februari, ia menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun.

Meski gagal memenuhi target tersebut, FA tetap menilai perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 sebagai pencapaian yang layak diapresiasi. Inggris berhasil menembus empat besar setelah melewati serangkaian pertandingan yang tidak mudah sepanjang turnamen.

Dukungan kepada Tuchel juga datang langsung dari Chief Executive FA, Mark Bullingham. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa federasi masih percaya terhadap proyek jangka panjang yang sedang dibangun bersama mantan pelatih Chelsea itu.

Tuchel pun memastikan dirinya akan tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Inggris. Fokus berikutnya adalah membangun tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi Euro 2028 di hadapan publik sendiri.

"Kami akan melanjutkan kontrak hingga Euro di kandang sendiri," kata Tuchel dikutip dari BBC Sport.

2 dari 2 halaman

Euro 2028 Jadi Target Baru The Three Lions

Euro 2028 Jadi Target Baru The Three Lions

Pemain Inggris Jude Bellingham (10) dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Kegagalan di semifinal memang menjadi pukulan bagi Inggris. Namun, Tuchel menilai pencapaian hingga empat besar tetap menunjukkan bahwa timnya mampu bersaing dengan negara-negara terbaik dunia.

Dengan dukungan penuh dari FA, pelatih 52 tahun kini memiliki waktu lebih panjang untuk menyempurnakan proyeknya. Kesempatan itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan regenerasi sekaligus membangun fondasi tim menuju Euro 2028.

"Saya menantikan itu meskipun saat ini sulit untuk melihat sejauh itu. Banyak negara sepak bola besar tersingkir sebelum semifinal, jadi itu adalah sebuah pencapaian," kata Tuchel.

"Tidak ada yang ingin mendengar itu saat ini; saya juga tidak, karena kami menuntut yang terbaik dari diri kami sendiri. Itulah sifat dari persaingan," ucap mantan manajer Chelsea.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE