Gelandang Spanyol Kritik Permainan Cape Verde: Mereka Bahkan Tidak Melewati Garis Tengah
Richard Andreas | 16 Juni 2026 08:31
Bola.net - Spanyol harus puas berbagi poin pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang Cape Verde. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di awal turnamen, mengingat status La Roja sebagai salah satu favorit juara.
Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan dan terus menekan pertahanan lawan. Namun, berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol berkat penampilan solid Cape Verde, terutama dari penjaga gawang mereka, Vozinha.
Usai laga, gelandang Spanyol Rodri memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan. Pemain yang meraih Ballon d'Or 2024 itu menilai timnya kesulitan menghadapi pendekatan permainan yang diterapkan lawan.
Rodri Soroti Pertahanan Rapat Cape Verde

Spanyol mencatatkan 27 tembakan sepanjang pertandingan, dengan delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski begitu, mereka gagal menembus pertahanan Cape Verde dan harus mengakhiri laga dengan skor 0-0.
Cape Verde sendiri lebih banyak bertahan dan mengandalkan organisasi permainan di area pertahanan. Tim asal Afrika itu bahkan nyaris mencuri kemenangan pada akhir pertandingan melalui peluang Diney Borges dari situasi sepak pojok, meski akhirnya mampu diamankan oleh Unai Simon.
Menurut Rodri, Spanyol sebenarnya telah memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit. Ia menilai lawannya bermain sangat dalam dan cepat kembali ke area pertahanan setiap kali kehilangan bola.
"Pertandingan ini memang tidak terjadi sesuai yang kami harapkan. Tidak banyak yang bisa dikeluhkan. Kami tahu ini adalah pertandingan yang membutuhkan kesabaran," ujar Rodri.
"Mereka bertahan sangat dalam dan sangat cepat kembali ke belakang. Kami tidak bisa memasukkan bola. Kami menciptakan peluang, tetapi tidak bisa menyelesaikannya."
Kritik Rodri terhadap Gaya Bermain Lawan

Selain menyoroti penyelesaian akhir timnya, Rodri juga mengomentari pendekatan permainan yang digunakan Cape Verde. Menurutnya, lawan lebih fokus bertahan dibandingkan membangun serangan.
"Itulah cara mereka bermain. Mereka tidak melewati garis tengah lapangan," sambung Rodri. "Ini adalah persoalan untuk meningkatkan penyelesaian akhir kami."
Cape Verde hanya mencatatkan enam tembakan sepanjang pertandingan. Mereka juga memiliki enam sentuhan di dalam kotak penalti lawan, jauh lebih sedikit dibandingkan dominasi yang diperlihatkan Spanyol.
Meski demikian, pendekatan tersebut terbukti efektif dalam mengamankan satu poin penting. Hasil itu semakin istimewa karena Vozinha tampil gemilang dan menjadi pemain terbaik pertandingan setelah menggagalkan berbagai peluang Spanyol.
Jangan Lewatkan!
Hasil Arab Saudi vs Uruguay: Duel Sengit Berakhir Imbang, Grup H Makin Panas
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Tangisan Kiper 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Pahlawan Cape Verde
Virgil van Dijk Kritik Aturan Water Break di Piala Dunia 2026, Apa Masalahnya?
Efek Instan dalam 23 Detik, Romelu Lukaku Bantu Belgia Paksa Hasil Imbang dengan Mesir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
-
Lagi, Enzo Maresca Tegaskan Manchester City Ogah Lepas Rodri
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 15:40
LATEST UPDATE
-
Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 21:13
-
Rodri Cabut, Manchester City Kejar Gelandang Chelsea Ini
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 20:30
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
-
Manchester United Jadi Rekrut Manu Koke Gak Sih?
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 20:00
-
Kabar Terbaru Malo Gusto: Jadi Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 19:30
-
Barcelona All Out Kejar Rodri, Ini Alasan Hansi Flick Sangat Menginginkannya
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 19:07
-
Gabriel Jesus Bakal Tinggalkan Arsenal untuk Berkarir di Italia?
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 19:00
-
Diincar MU, Bournemouth Naikkan Harga Tyler Adams
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 18:30
-
Bek Baru Chelsea OTW ke Inggris untuk Rampungkan Transfer
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 18:00
-
Newcastle Tutup Pintu Bagi MU untuk Transfer Lewis Hall
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 17:00
-
Resmi, Klub Spanyol Ini Umumkan Transfer Pemain Manchester United
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 16:52
-
Gercep, Barcelona Kebut Transfer Rodri dari Manchester City
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 16:30
-
AC Milan Rilis Jersey Ketiga, Debut di SUGBK
Liga Italia 7 Agustus 2026, 16:22
-
Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
Bola Indonesia 7 Agustus 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




