Hajime Moriyasu Resmi Bertahan di Kursi Pelatih Timnas Jepang
Editor Bolanet | 28 Desember 2022 18:01
Bola.net - Hajime Moriyasu dipastikan tetap akan menukangi timnas Jepang setidaknya hingga Piala Dunia 2026. Hal ini diucapkan oleh ketua Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) Kozo Tajima, bahwa ia percaya dengan kemampuan Moriyasu bisa meningkatkan kualitas sepak bola negara mereka di panggung internasional.
Masa depan pelatih berusia 54 tahun sempat dipertanyakan usai ia hanya mampu membawa Samurai Biru melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2022. Tetapi selama berkiprah di Qatar, Jepang sanggup mengalahkan tim sekaliber Jerman hingga Spanyol di babak fase grup.
Moriyasu bangga dengan keperacayaan para petinggi JFA untuk tetap manakhodai timnas Jepang dan ia siap membawa Samurai Biru berbicara lebih banyak di pentas internasional.
"Ini adalah pekerjaan yang memberi saya kesempatan untuk bersaing di panggung global dengan kebanggaan sebagai orang Jepang. Itulah mengapa saya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut [bertahan]", ujarnya.
Pelatih Jepang Pertama yang Bertahan Setelah Piala Dunia

Dengan hasil di Piala Dunia 2022, Jepang sudah mencatat empat kali tersingkir pada babak 16 besar dan menanggalkan mimpi untuk lolos ke perempat final pertama kalinya sepanjang sejarah mereka.
Uniknya, Moriyasu merupakan pelatih Jepang pertama yang memutuskan bertahan setelah ajang Piala Dunia.
Singkirkan Marcelo Bielsa

Setelah gelaran Piala Dunia, JFA telah siapkan kandidat pengganti sang pelatih. Salah satu nama yang disebutkan menjadi pertimbangannya adalah Marcelo Bielsa dari Argentina yang kini berusia 67 tahun.
Namun, JFA dikabarkan telah memutuskan untuk mempertahankan Moriyasu. Ia sanggup memimpin Jepang bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan juara Piala Dunia Jerman dan Spanyol, serta memuncaki Grup E yang sulit di Qatar.
Bawa Level Sepak Bola Jepang Lebih Baik

Lantas dengan prestasi tidak buruk-buruk amat tersebut, ketua JFA Kozo Tajima mengumumkan telah memberikan kontrak baru kepada Moriyasu. Kontrak terbaru berbunyi ia bakal bertahan sampai Piala Dunia selanjutnya.
Ia juga tidak sungkan memberikan apresiasi kepada eks pelatih Sanfrecce Hiroshima itu atas kiprah yang menakjubkan di Qatar.
"Ia sanggup membawa level sepak bola Jepang berada di atas, sehingga dunia sudah mengakui hasil kami di Piala Dunia 2022," ujarnya.
Jepang di Jalur yang Benar

Setelah patah hati karena tersingkir di Qatar, Moriyasu menegaskan Jepang berada di jalur yang benar.
"Kami tidak mampu mengatasi rintangan kekalahan di babak 16 besar dan Anda mungkin mengatakan bahwa kami tidak mencapai sesuatu yang baru," katanya.
"Tapi para pemain telah menunjukkan kepada kami sesuatu yang belum pernah kami lihat sebelumnya dengan mengalahkan mantan juara seperti Jerman dan Spanyol."
Sumber: The Japan Times dan AFP
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
Bukan Ronaldo, Eks Pelatih Madrid Ini Pilih Messi Sebagai GOAT
Legenda Prancis Kecam Selebrasi Emiliano Martinez di Piala Dunia 2022
5 Bintang yang Langsung Meredup Setelah Bersinar di Piala Dunia
Masa Depan Cerah, Ini 4 Pemain Muda yang Bakal Jadi Tulang Punggung Timnas Argentina
Klopp Ikut Senang Argentina Juara Piala Dunia dan Sebut Messi GOAT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Link Live Streaming Tunisia vs Jepang dan Jam Berapa Mainnya?
Piala Dunia 21 Juni 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















