Inggris Kalah dari Prancis, Gareth Southgate Ogah Kambing Hitamkan Harry Kane
Serafin Unus Pasi | 11 Desember 2022 06:23
Bola.net - Manajer timnas Inggris, Gareth Southgate ogah menjadikan Harry Kane sebagai penyebab timnya tersingkir dari Piala Dunia 2022. Southgate menyebut bahwa Kane sudah memberikan kontribusi yang besar bagi timnya sejauh ini.
Dini hari tadi, timnas Inggris berhadapan dengan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2022. Di laga ini, Inggris harus tumbang dari sang juara bertahan dengan skor tipis 1-2.
Menjelang akhir babak kedua, Inggris sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah Theo Hernandez menjatuhkan Mason Mount di kotak terlarang. Harry Kane kembali ditunjuk menjadi algojo setelah ia sukses mengonversi penalti pertama Inggris di laga ini.
Namun sayang di penalti kedua ini Kane gagal melakukan tugasnya. Tembakannya melambung jauh di atas gawang Hugo Lloris di laga ini.
Simak komentar lengkap Southgate di bawah ini.
Kecewa Berat
Diwawancarai setelah pertandingan, Gareth Southgate menyebut bahwa Kane benar-benar kecewa berat usai gagal mengeksekusi penalti tersebut. Namun ia tidak mau Kane menyalahkan dirinya atas kekalahan Inggris tersebut.
"Seperti yang anda duga, kondisi Harry sedang berada di posisi yang sangat rendah. Namun saya rasa iat idak perlu mencela dirinya sendiri atas insiden tersebut," buka Kane kepada BBC Sports.
"Kami bisa berada di titik ini berkat kepemimpinan dan gol-golnya. Jadi ia tidak perlu menyalahkan dirinya atas kegagalan ini."
Tanggung Jawab Bersama
Lebih lanjut, Southgate juga mengatakan bahwa andai penalti Kane masuk di laga itu, bukan berarti Inggris bisa langsung otomatis menang.
Jadi ia ingin anak asuhnya itu tidak terlalu menjadikan kesalahan itu beban pikiran, karena kekalahan Inggris itu merupakan tanggung jawab bersama, bukan tanggung jawab Kane seorang.
"Andaikata penalti itu masuk, kami masih harus melakukan banyak hal untuk memenangkan pertandingan. Jadi tidak ada yang perlu dikambinghitamkan, kami menanggungnya bersama. Kami menang dan kalah bersama," imbuhnya.
Masa Depan Ambyar?
Kekalahan timnas Inggris di Piala Dunia 2022 ini bakal berpengaruh dengan nasib Gareth Southgate sebagai manajer The Three Lions.
Banyak yang meyakini sang pelatih bakal dibebastugaskan dari pekerjaannya usai turnamen ini.
(BBC Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Line-up MotoGP 2027: Jorge Martin ke Yamaha, Quartararo Gabung Honda, Acosta Merapat ke Ducati
Otomotif 18 September 2026, 15:12
-
Prediksi Susunan Pemain Brentford vs Chelsea: Welbeck Berpeluang Jadi Starter
Liga Inggris 18 September 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 18 September 2026, 14:54
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 18 September 2026, 14:51
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 18 September 2026, 14:49
-
Kesedihan Jay Idzes Harus Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 18 September 2026, 14:12
-
Link Streaming Madura United vs PSIM di Vidio 18 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 13:32
-
Prediksi Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 18 September 2026, 13:13
-
Daftar 8 Pemain Timnas Indonesia yang Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 18 September 2026, 13:04
-
Link Streaming Arema FC vs Persik di Vidio 18 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 12:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






