Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final

Gia Yuda Pradana | 14 Juli 2026 09:13
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Pemain Inggris Harry Kane, tengah, merayakan gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Bola.net - Inggris vs Argentina akan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan pada semifinal Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB itu mempertemukan dua tim yang sama-sama melalui perjalanan penuh rintangan.

Baik Inggris maupun Argentina tidak melaju ke empat besar dengan cara mudah. Kedua tim dipaksa mengerahkan kemampuan terbaik untuk melewati tekanan sejak fase gugur.

Advertisement

Turnamen edisi kali ini menghadirkan banyak kejutan dengan tumbangnya sejumlah tim unggulan lebih cepat dari perkiraan. Situasi tersebut membuat setiap pertandingan berlangsung ketat dan tidak memberi ruang bagi rasa puas diri.

Kondisi itu menjadikan laga Inggris kontra Argentina semakin menarik untuk dinantikan. Selain kualitas pemain yang dimiliki, kekuatan mental diperkirakan menjadi faktor utama yang menentukan tiket menuju partai final.

1 dari 3 halaman

Jalan Terjal Menuju Semifinal

Jalan Terjal Menuju Semifinal

Pemain Argentina Julian Alvarez (9) merayakan gol dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Jeff Roberson

Inggris harus bekerja keras saat menyingkirkan RD Kongo pada babak 32 besar, Meksiko di 16 besar, dan Norwegia pada perempat final. Tim asuhan Thomas Tuchel bahkan membutuhkan babak tambahan ketika menghadapi Norwegia.

Argentina juga menghadapi tantangan serupa sepanjang fase gugur. La Albiceleste melewati Cape Verde, Mesir, dan Swiss dalam pertandingan yang menguras tenaga serta emosi para pendukungnya.

Gelandang Argentina, Rodrigo De Paul, menilai hasil tersebut menunjukkan betapa beratnya persaingan di Piala Dunia 2026. "Piala Dunia ini penuh kejutan, dengan beberapa tim favorit tersingkir lebih awal. Anda harus berjuang hingga akhir."

2 dari 3 halaman

Pelatih Akui Masih Banyak Kekurangan

Pelatih Akui Masih Banyak Kekurangan

Pelatih Inggris Thomas Tuchel memberikan instruksi kepada para pemainnya saat laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 17 Juni 2026 (c) AP Photo/Jessica Tobias

Meski berhasil mencapai semifinal, Thomas Tuchel dan Lionel Scaloni sama-sama belum puas dengan penampilan timnya. Keduanya merasa masih ada banyak aspek yang wajib diperbaiki sebelum tampil pada laga berikutnya.

Scaloni memberikan penilaian jujur setelah Argentina mengalahkan Swiss di perempat final. "Kami kesulitan. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dan pada beberapa momen kami tidak mampu mengatasi situasi yang mereka ciptakan. Namun, keberuntungan berpihak kepada kami. Kami harus realistis, masih ada hal-hal yang perlu kami perbaiki."

Tuchel juga memberikan evaluasi yang hampir serupa usai Inggris menundukkan Norwegia. "Hasilnya luar biasa, tetapi saya tidak senang dengan penampilannya. Kami membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi diri sendiri karena permainan kami ceroboh, banyak kesalahan teknis, tidak cukup cepat, dan kurang konsisten. Kami beruntung hari ini."

3 dari 3 halaman

Mental Jadi Penentu Inggris vs Argentina

Mental Jadi Penentu Inggris vs Argentina

Pemain Argentina Lionel Messi (10) merayakan gol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir di Atlanta, Selasa, 7 Juli 2026 (c) AP Photo

Kapten Inggris, Harry Kane, memilih melihat sisi positif dari pencapaian timnya menjelang semifinal. "Jika kami berada di semifinal Piala Dunia dan tahu kami masih bisa berkembang ke level yang lebih tinggi, kami harus menganggap itu sebagai hal yang positif."

Jude Bellingham juga menilai aspek psikologis menjadi pembeda dalam pertandingan besar. Menurutnya, kualitas teknik memang penting, tetapi karakter dan kemampuan menghadapi tekanan menjadi penentu ketika tim berada dalam situasi sulit.

Argentina memiliki keyakinan serupa melalui pengalaman para pemainnya, termasuk Lionel Messi yang tetap haus prestasi meski telah meraih hampir semua gelar bergengsi. Dengan kondisi fisik yang mulai terkuras setelah serangkaian laga berat, duel Inggris vs Argentina diyakini akan ditentukan oleh ketangguhan mental saat tekanan mencapai puncaknya.

Sumber: FIFA

LATEST UPDATE