Joshua Kimmich Diselamatkan oleh Keluarga dari Duka Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 12 Januari 2023 01:46
Bola.net - Joshua Kimmich baru-baru ini bercerita perihal perjalanan timnas Jerman yang buruk di Piala Dunia 2022. Pemain Bayern Munchen ini juga berterima kasih kepada keluarganya karena telah menyelamatkannya dari masa "sulit" paska turnamen tersebut.
Sebagaimana diketahui, Der Panzer tersingkir lebih awal dari ajang Piala Dunia setelah mereka kalah bersaing dengan Jepang dan Spanyol. Bagi Jerman, catatan minor mengulang hasil yang mereka raih di edisi Piala Dunia 2018 yang juga tersisih dari babak grup.
Di tengah-tengah kesibukannya mengikuti kamp pelatihan Bayern di Doha, Kimmich menggambarkan perjalanan Jerman di Qatar merupakan hari terburuk dalam hidupnya. Pemain berusia 27 tahun sampai membayangkan dirinya akan jatuh di sebuah lubang maupun masa sulit.
"Jujur, saya tidak jatuh ke dalam sebuah lubang [duka] sama sekali. Saya mempunyai dukungan dari ketiga anak saya dan istri. Dengan mereka, sulit rasanya untuk jatuh ke dalam lubang," ucapnya dilansir dari laman AFP.
Simak komentar Kimmich lebih lanjut di bawah ini.
Pahitnya Kegagalan
Merefleksikan tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia, Kimmich berujar kegagalan Der Panzer dalam tiga ajang beruntun membuatnya tak berdaya bahkan pahit untuk diingat.
"Kami memiliki tujuan besar dan ingin mencapai sesuatu. Akhirnya, kami tersingkir lebih awal lagi. Setelah [Piala Dunia] 2018, Euro dan sekarang turnamen lain seperti ini, itu sangat pahit," katanya.
Sesalkan Kekalahan Lawan Jepang
Pemain yang dikenal versatile dengan bermain di posisi bek sayap serta gelandang bertahan sama baiknya ini sedikit menyesali kekalahan Jerman melawan Jepang. Menurutnya, pertandingan tersebut merupakan langkah penting Der Panzer yang sayangnya mereka takluk oleh sang lawan.
"Tahun lalu, saya tidak ingin mengatakan semuanya hebat tetapi pada akhirnya, 30 menit melawan Jepang membuat kami kalah di turnamen. Jika kami bermain imbang dengan mereka, kami pasti akan lolos.
"Kami juga kehilangan kepercayaan diri, terutama ketika saya melihat tim lain. Italia sebelum Euro memiliki rentetan panjang pertandingan tak terkalahkan, Argentina juga [sebelum Piala Dunia]," tambahnya
Akan Terus Bermain
Kemudian, Kimmich sedikit berkelakar bahwa dia mungkin harus bermain sampai usia 45 tahun hingga bisa mengangkat trofi internasional bersama timnas Jerman.
Ditanya perihal peluang Der Panzer memenangkan trofi mayor saat mereka menatap ke depan untuk menjadi tuan rumah Euro 2024, Ia optimistis.
"Saya hanya harus terus bermain sampai saya berusia 45 tahun, maka kami akan melakukannya, semoga saja," harapnya.
Sumber: AFP
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
PSG Pastikan Lionel Messi Tidak Bisa Pamerkan Trofi Piala Dunia
Diisukan Jadi Pelatih Timnas Belgia Selanjutnya, Thierry Henry: Itu Tidak Benar!
Kylian Mbappe Masuk Bursa Kapten Timnas Prancis yang Baru
Meski Sudah Pensiun, Rob Page Ingin Gareth Bale Tetap Berada di Timnas Wales
Akibat Piala Dunia di Pertengahan Musim, Carlo Ancelotti: Real Madrid Masih Butuh Penyesuaian
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















