Karena Situasi Politik dan Wabah Penyakit, 3 Negara Ini Pernah Batal Gelar Piala Dunia U-20
Gia Yuda Pradana | 29 Maret 2023 14:54
Bola.net - Tiga negara ini pernah batal menggelar Piala Dunia U-20. Semoga Indonesia tidak mengikuti jejak mereka.
Hingga kini, pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia masih tanda tanya. Ketidakpastian ini tak lepas dari keputusan FIFA membatalkan official drawing yang sedianya digelar di Bali pada Jumat (31/32023).
Meski belum diketahui secara pasti apa alasan FIFA membatalkan drawing, ditengarai hal tersebut disebabkan oleh alasan 'keamanan' menyusul penolakan dari berbagai instansi kepemerintahan dan lembaga-lembaga lainnya.
Secara garis besar, penolakan terjadi karena keberadaan Israel sebagai peserta Piala Dunia U-20 2023. Padahal, semestinya, seperti diutarakan Presiden Joko Widodo, olahraga tidak boleh dicampur dengan politik.
Ya, situasi politik pernah membuat sejumlah negara batal menyelenggarakan Piala Dunia U-20. Tak cuma dilema tersebut saja, wabah penyakit ternyata pernah jadi penyebabnya.
Nigeria 1991 dan 1995
Apes betul nasib Nigeria. Setelah gagal menyelenggarakan Piala Dunia U-20 pada 1991, negara Afrika tersebut kembali bernasib serupa pada edisi 1995.
Pada Piala Dunia U-20 1991, FIFA mencabut hak Nigeria untuk menggelar turnamen yang dulunya bernama FIFA Youth World Cup karena alasan unik: nyolong umur.
Nigeria ketahuan memalsukan umur pemainnya yang berlaga pada Piala Dunia U-20 1989. Atas hal tersebut, FIFA membatalkan edisi 1991 dan mengganti venue ke Portugal
Kemudian pada 1995, Nigeria kembali gagal menggelar Piala Dunia U-20 karena wabah penyakit meningitis yang melanda seluruh pelosok negeri. FIFA pun memindahkannya ke Qatar.
Yugoslavia 1993
Yugoslavia sejak dulu dikenal sebagai penghasil wonderkid. Sayang, negara pecahan Uni Soviet yang pecah lagi menjadi beberapa negara Balkan itu dahulu sering terlibat perang.
Sepak bola seharusnya menjadi alat untuk mempersatukan negara tersebut. Tetapi perang saudara membuat segalanya tinggal kenangan.
Karena perang itu juga, Piala Dunia U-20 yang sedianya digelar di sana gagal digelar. Situasi politik yang mencekam membuat FIFA memutuskan untuk memindahkan venue ke Australia, jauh di pasifik sana.
Irak 2003
Politik lagi-lagi membuat sepak bola berantakan. Pada 2003, mimpi Irak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 urung terlaksana.
FIFA awalnya sangat yakin bahwa Irak adalah lokasi paling tepat buat hajatan Piala Dunia U-20. Namun sayang, situasi politik luar negeri membuat rencana tersebut buyar.
Invasi Amerika Serikat 20 tahun lalu di Irak mau tak mau memaksa FIFA memindahkan venue ke lokasi yang tak jauh, tepatnya di Uni Emirat Arab.
Tiga negara di atas sudah pernah batal menjadi penyelenggara Piala Dunia U-20 karena berbagai sebab. Semoga Indonesia tidak menjadi negara yang keempat.
Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani, 29 Maret 2023
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Suporter Persis Solo Ajukan 5 Poin Rekomendasi, Dukung Penuh Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia
- Shin Tae-yong: Saya Akan Bahagia Bila Piala Dunia U-20 2023 Tetap di Indonesia
- Pemain Timnas Indonesia U-20 Ramai Curhat di Medsos, Begini Reaksi Shin Tae-yong
- Erick Thohir Tegaskan Belum Ada Surat dari FIFA Soal Pembatalan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia
- Piala Dunia U-20 2023: Indonesia Lobi FIFA, Erick Thohir Terbang Rabu Dini Hari WIB
- Argentina dan Peru Ingin Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023? Begini Jawaban Er
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









