Kiprah Oliver Kahn, Kiper Terbaik di Piala Dunia 2002
Serafin Unus Pasi | 10 Agustus 2022 20:04
Bola.net - Timnas Jerman pernah memiliki penjaga gawang legendaris bernama Oliver Kahn. Kahn bahkan mendapat julukan Der Titan atau sang raksasa.
Pada gelaran Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang menjadi salah satu pagelaran sepak bola dunia yang paling dikenang bagi para penggemar timnas Jerman. Der Panzer sukses lolos ke final Piala Dunia 2002 dan menghadapi Brazil di partai final.
Nahas, nasib baik tak menghampiri Jerman karena partai final Piala Dunia 2002, dimenangkan oleh Brasil lewat dua gol yang dicetak oleh Ronaldo Nazario de Lima di babak kedua. Meskipun Jerman tak mampu meraih gelar Piala Dunia 2002, ada salah satu nama pemain yang mampu membuat bangga Jerman di Piala Dunia 2002 yakni Oliver Kahn.
Kiper kelahiran 15 Juni 1969 ini berhasil meraih Golden Ball atau Pemain Terbaik di Piala Dunia 2002.
Satu-satunya Kiper yang Meraih Gelar Pemain Terbaik di Piala Dunia
Kahn merupakan representasi kiper paling hebat dan mujur yang pernah ada di muka bumi. Bahkan, hampir di sepanjang sejarah, setidaknya sampai saat ini, belum ada satupun kiper di dunia yang pernah mendapat prestasi serupa.
Eks Bayern Munchen tersebut jadi satu-satunya kiper yang pernah meraih predikat penerima penghargaan FIFA World Cup Golden Ball 2002 (pemain terbaik di Piala Dunia). Rekor yang belum terpecahkan sampai saat ini.
Permainan tak terlupakan Kahn bersama Der Panzer, terjadi pada gelaran Piala Dunia 2002. Pada kompetisi itu, statistik menunjukkan bahwa ia paling menonjol sepanjang turnamen. Kahn, bahkan, tercatat sebagai kiper dengan jumlah clean sheet terbanyak: yakni lima kali.
Dijuluki sebagai ?Der Titan? dan ?Seribu Tangan?
Dengan kemampuan yang luar biasa membuat Oliver Kahn dijuluki Der Titan sang raksasa dari Jerman. Bahkan tidak sedikit yang memanggilnya pria dengan seribu tangan.
Panggilan itu bukan tanpa alasan aksi heroik pria yang kini menjabat CEO Bayern dalam pertandingan yang menyita decak kagum tak jarang menyelamatkan Bayern Munchen dari kekalahan atau mempertahankan kemenangan tipis The Bavarian.
Tidak sampai di situ, Kahn mungkin dikenal sebagai pemain yang perfeksionis. Dia terobsesi dengan kemenangan dan rela melakukan apa pun untuk menang.
Antiklimaks dalam Laga Final
Jerman sudah seharusnya bersandar pada kemampuan Kahn dalam mengamankan gawangnya. Kiper yang menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Bayern Muenchen itu sukses mencatatkan lima clean sheet sepanjang pementasan.
Sayangnya, Kahn melakukan blunder pada menit ke-67, kala gagal menangkap tembakan mendatar Rivaldo dengan sempurna. Bola liar kemudian langsung disambar Ronaldo yang muncul dari belakang.
Kemudian blunder kedua yang dilakukan Kahn adalah Ia terlambat bereaksi untuk menggagalkan tendangan Ronaldo 13 menit setelahnya. Alih-alih superior, Kahn justru terlihat konyol karena melompat tanpa tujuan usai berada di luar jangkauannya.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ancaman Degradasi Ganggu Mental Pemain, Tottenham Terpuruk!
Liga Inggris 13 April 2026, 12:17
-
Como vs Inter Milan: Pembuktian Mentalitas Juara Nerazzurri
Liga Italia 13 April 2026, 12:16
-
Leeds United Lagi On Fire, Tapi MU yang Bakal Menang!
Liga Inggris 13 April 2026, 12:11
-
Demi Fans, Manchester United Wajib Hukumnya Kalahkan Leeds United
Liga Inggris 13 April 2026, 11:57
-
Michael Carrick Bicara Soal Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Gak Perlu Khawatir!
Liga Inggris 13 April 2026, 11:44
-
Usai Libur 24 Hari, Manchester United Siap Tampil All-Out Lawan Leeds United
Liga Inggris 13 April 2026, 11:41
-
Jakarta Pertamina Enduro Butuh Satu Kemenangan Lagi demi ke Grand Final Proliga 2026
Voli 13 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026
Liga Champions 13 April 2026, 11:27
-
Profil Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: Ini Kandang Kita
Piala Dunia 13 April 2026, 11:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 15 April 2026
Liga Champions 13 April 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45











