Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan

Asad Arifin | 16 Juli 2026 13:40
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Pemain Argentina Lionel Messi (10) bereaksi setelah Inggris mencetak gol pembuka dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Bola.net - Lionel Messi menjadi pembeda saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026. Sang kapten menyumbang dua assist yang mengantar La Albiceleste lolos ke partai final.

Argentina sempat tertinggal setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55. Namun, perubahan pendekatan permainan membuat tim asuhan Lionel Scaloni mampu membalikkan keadaan.

Advertisement

Setelah Inggris memilih bermain lebih bertahan, Argentina mengambil alih kendali pertandingan. La Albiceleste mencatat 88 persen penguasaan bola dalam 37 menit terakhir pertandingan.

Di tengah dominasi tersebut, Messi menjadi pusat permainan Argentina. Pergerakannya ke sisi kanan terbukti menjadi salah satu faktor yang paling menyulitkan pertahanan Inggris.

1 dari 2 halaman

Pergeseran Posisi Messi Jadi Titik Balik

Pergeseran Posisi Messi Jadi Titik Balik

Pemain Argentina Lionel Messi melakukan selebrasi di akhir laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Pada babak pertama, Messi lebih sering beroperasi di area tengah. Setelah Inggris unggul, ia mulai bergerak ke sayap kanan untuk mencari ruang.

Perubahan posisi itu membuat Argentina lebih mudah membangun serangan. Emiliano Martinez menyebut keputusan tersebut menjadi salah satu kunci kemenangan timnya.

"Menempatkan Messi di sayap adalah kunci bagi kami," kata kiper Emiliano Martinez setelah pertandingan dikutip dari BBC Sport.

Statistik Messi juga menunjukkan betapa besarnya pengaruhnya dalam pertandingan. Ia mencatat sembilan dribel sukses, empat peluang tercipta, sembilan umpan silang, serta tujuh sentuhan di kotak penalti lawan.

Catatan tersebut bahkan melampaui performa kolektif Inggris di beberapa aspek. Messi juga menjadi pemain pertama sejak 1966 yang mencatat sembilan dribel sukses dan dua assist dalam satu laga fase gugur Piala Dunia.

2 dari 2 halaman

Terkesan Hanya Jalan-jalan, tapi Mematikan

Terkesan Hanya Jalan-jalan, tapi Mematikan

Ekspresi Lionel Messi seusai pertandingan Argentina vs Cape Verde di 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Assist pertama Messi lahir dari situasi sepak pojok yang dimanfaatkan Enzo Fernandez untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85. Momen itu mengubah momentum pertandingan sepenuhnya ke kubu Argentina.

Pada masa injury time, Messi kembali menjadi kreator. Umpan silangnya diselesaikan Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan yang memastikan Argentina melangkah ke final.

Penampilan tersebut kembali membuktikan bahwa Messi tidak harus selalu mencetak gol untuk menjadi penentu hasil pertandingan. Kreativitas dan kemampuannya membaca ruang tetap menjadi senjata utama Argentina.

"Ia berjalan di sekitar lapangan dan kemudian ia menjadi hidup ketika bola sampai di kakinya. Kejeniusannya berperan dan terkadang itulah yang menjadi pembeda," ucap pandit BBC Sport, Micah Richards.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE