Masalah Visa Belum Beres, Timnas Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Afdholud Dzikry | 25 Mei 2026 16:17
Masalah Visa Belum Beres, Timnas Iran Pindahkan Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Selebrasi pemain Timnas Iran usai memastikan tampil di Piala Dunia 2026. (c) dok.AFC

Bola.net - Timnas Iran resmi memindahkan markas latihan mereka untuk Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko akibat masalah visa. Skuad asuhan Amir Ghalenoei tersebut batal menetap di Arizona pada musim panas ini. Mereka kini akan bermarkas di Tijuana jelang turnamen yang bergulir mulai 11 Juni mendatang.

Keputusan mendadak ini diambil karena para pemain dan staf belum juga mendapatkan visa Amerika Serikat meski turnamen tinggal menghitung hari. Federasi Sepak Bola Iran akhirnya meminta persetujuan FIFA untuk memindahkan lokasi demi menghindari komplikasi lebih lanjut.

Advertisement

Pemindahan ini juga tidak lepas dari ketegangan diplomatik antara Washington dan Teheran yang kembali memanas. Faktor geopolitik di Timur Tengah membuat delegasi Iran merasa cemas. Mereka sebelumnya bahkan sempat meminta agar jadwal pertandingan dipindahkan dari Amerika Serikat.

Terlepas dari kendala politik tersebut, pergantian lokasi ini rupanya tetap memberikan keuntungan tersendiri dari segi logistik. Keputusan bermarkas di perbatasan Meksiko diyakini akan mempermudah mobilitas skuad menuju stadion pertandingan.

1 dari 3 halaman

Keuntungan Logistik di Perbatasan Meksiko

Pilihan memindahkan pemusatan latihan ke Tijuana sebenarnya memberikan nilai tambah bagi efisiensi perjalanan tim. Lokasi baru ini dinilai lebih strategis jika dibandingkan dengan rencana awal mereka di Tucson, Arizona.

Rombongan timnas kini dijadwalkan terbang langsung menuju Meksiko dari negara asal mereka. Proses keberangkatan ini akan didukung penuh dengan menggunakan maskapai nasional Iran Air. Langkah strategis tersebut sangat membantu menjaga kondisi fisik para pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Kami akan bermarkas di kamp Tijuana, yang berada di dekat Samudra Pasifik dan di perbatasan antara Meksiko dan Amerika Serikat," kata Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj.

2 dari 3 halaman

Jarak Tempuh Ideal Menuju Los Angeles

Timnas Iran akan melakoni dua pertandingan pertama fase grup mereka di Los Angeles, Amerika Serikat. Mereka dijadwalkan menantang Selandia Baru terlebih dahulu pada 15 Juni. Setelah itu, pertandingan sengit melawan Belgia akan tersaji pada 21 Juni.

Setelah menuntaskan dua laga awal tersebut, skuad harus bertolak ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni. Penerbangan dari Tijuana menuju Los Angeles yang terbilang singkat menjadi alasan utama mengapa pergantian markas ini dianggap masuk akal secara teknis.

"Total jarak antara kami dan tempat pertandingan kami di Los Angeles adalah 55 menit dengan penerbangan," ungkap Mehdi Taj.

3 dari 3 halaman

Imbas Ketegangan Geopolitik

Masalah administratif ini bermula saat delegasi Iran mulai mengurus aplikasi visa kunjungan mereka. Proses pengajuan tersebut dilakukan ketika mereka sedang menjalani pemusatan latihan pramusim di Turki. Ironisnya, dokumen krusial tersebut belum juga diterbitkan oleh pihak Amerika Serikat hingga kurang dari sebulan sebelum Piala Dunia bergulir.

Situasi ini diperparah oleh absennya hubungan diplomatik antara kedua negara sejak 1980 silam. Ketegangan semakin meningkat menyusul konflik bersenjata terbaru di Timur Tengah yang turut menyeret Amerika Serikat dan Israel.

Menanggapi situasi pelik tersebut, Mehdi Taj menyatakan bahwa pihaknya telah mendesak FIFA untuk memberikan jaminan mutlak terkait penerbitan visa, keamanan skuad, hingga perlakuan yang adil terhadap seluruh delegasi Iran.

Skuad Iran dijadwalkan akan melakoni laga uji coba pemanasan melawan Gambia pada 29 Mei mendatang. Manajer Amir Ghalenoei dipastikan bakal mengumumkan daftar final 26 pemainnya paling lambat pada 1 Juni sesuai tenggat waktu resmi FIFA.

LATEST UPDATE